Konflik Yahudi dan Muslim Madinah: Ketika Pelecehan Muslimah Berujung Pengusiran
Miftah yusufpati
Selasa, 28 Januari 2025 - 05:15 WIB
Sesudah bermusyawarah dengan pemuka-pemuka Muslimin, Nabi Muhammad menetapkan akan membunuh mereka itu semua. Ilustrasi: AI
LANGIT7.ID | Sebelum meletus Perang Badar orang-orang Yahudi di Madinah kerap membuat ulah. Mereka mengejek Rasulullah SAW dan umat Islam. Tak jarang kaum Muslimah menderita pelecehan.
Muhammad Husain Haekal dalam bukunya berjudul "Sejarah Hidup Muhammad" menceritakan suatu ketika ada seorang perempuan Arab datang ke pasar Yahudi Banu Qainuqa' dengan membawa perhiasan. Ia sedang duduk menghadapi tukang emas. Mereka berusaha supaya ia memperlihatkan mukanya. Tapi wanita itu menolak.
Tiba-tiba datang seorang Yahudi dengan diam-diam dari belakang. Disematkannya ujung baju wanita itu dengan sebatang penyemat ke punggungnya, dan bila wanita itu berdiri, maka tampaklah auratnya.
Mereka ramai-ramai menertawakannya. Wanita itu menjerit-jerit. Waktu itu juga seorang laki-laki Muslim langsung menerkam tukang emas tersebut. Terjadilah perkelahian yang menewaskan seorang Yahudi. Selanjutnya, orang-orang Yahudi yang lain datang ramai-ramai menangkap dan mengikat laki-laki Muslim itu lalu mereka bunuh juga.
Saat itu keluarga Muslim ini minta bantuan kaum Muslimin dalam menghadapi pihak Yahudi, yang selanjutnya sampai timbul bencana besar antara mereka dengan pihak Yahudi Banu Qainuqa'.
Baca juga: Konflik Politik Islam dengan Yahudi di Madinah: Rencana Membunuh Nabi Muhammad SAW
Kemudian Nabi Muhammad minta kepada mereka ini supaya jangan lagi mengganggu kaum Muslimin dan supaya tetap memelihara perjanjian perdamaian dan ko-eksistensi yang sudah ada. Kalau tidak mereka akan mengalami nasib seperti Quraisy. Akan tetapi peringatan ini oleh mereka diremehkan. Malah mereka menjawab:
Muhammad Husain Haekal dalam bukunya berjudul "Sejarah Hidup Muhammad" menceritakan suatu ketika ada seorang perempuan Arab datang ke pasar Yahudi Banu Qainuqa' dengan membawa perhiasan. Ia sedang duduk menghadapi tukang emas. Mereka berusaha supaya ia memperlihatkan mukanya. Tapi wanita itu menolak.
Tiba-tiba datang seorang Yahudi dengan diam-diam dari belakang. Disematkannya ujung baju wanita itu dengan sebatang penyemat ke punggungnya, dan bila wanita itu berdiri, maka tampaklah auratnya.
Mereka ramai-ramai menertawakannya. Wanita itu menjerit-jerit. Waktu itu juga seorang laki-laki Muslim langsung menerkam tukang emas tersebut. Terjadilah perkelahian yang menewaskan seorang Yahudi. Selanjutnya, orang-orang Yahudi yang lain datang ramai-ramai menangkap dan mengikat laki-laki Muslim itu lalu mereka bunuh juga.
Saat itu keluarga Muslim ini minta bantuan kaum Muslimin dalam menghadapi pihak Yahudi, yang selanjutnya sampai timbul bencana besar antara mereka dengan pihak Yahudi Banu Qainuqa'.
Baca juga: Konflik Politik Islam dengan Yahudi di Madinah: Rencana Membunuh Nabi Muhammad SAW
Kemudian Nabi Muhammad minta kepada mereka ini supaya jangan lagi mengganggu kaum Muslimin dan supaya tetap memelihara perjanjian perdamaian dan ko-eksistensi yang sudah ada. Kalau tidak mereka akan mengalami nasib seperti Quraisy. Akan tetapi peringatan ini oleh mereka diremehkan. Malah mereka menjawab: