home masjid

MUI: Rumah Ibadah untuk Vaksinasi Covid-19 Perlu Dimaksimalkan

Rabu, 22 September 2021 - 13:14 WIB
Ilustrasi pemberian vaksin Covid-19 terhadap masyarakat Foto: Langit7.id/Istock
Pemanfaatan rumah ibadah serta simpul-simpul masyarakat seperti majelis taklim, pesantren, lembaga pendidikan, perguruan tinggi, hingga sekolah untuk mendukung percepatan vaksinasi perlu dimaksimalkan.

"Itu bisa jadi tempat vaksinasi, sehingga tercapai target vaksinasi 70 persen. Karena negara kita spiritnya adalah beragama, Ketuhanan Yang Maha Esa, perlu sentuhan-sentuhan keagamaan dan keyakinan," ujar Ketua Bidang Dakwah dan Ukhuwah MUI Cholil Nafis saat dihubungi dari Jakarta, Rabu (22/9/2021).

Cholil mengatakan sentra vaksinasi di tempat-tempat ibadah serta lembaga pendidikan sangat vital terutama untuk menyasar kelompok yang masih enggan untuk divaksin.

Melalui pendekatan agama, masyarakat akan mudah untuk dibujuk. Selain itu, vaksinasi seperti di pondok pesantren bukan hanya mencakup santri dan kiai, juga termasuk warga sekitar.

Cholil berpendapat pemerintah perlu terus meningkatkan sosialisasi untuk bisa merangkul kelompok masyarakat yang masih menolak vaksin COVID-19. Tokoh agama agar terus dilibatkan memberikan pemahaman kepada masyarakat.

"Kadang perlu juga dikombinasi dengan medisnya, sehingga selain dalil-dalil keagamaan, ya ada realita yang dipaparkan fenomena science dan medis itu," kata dia.

Dia mengelompokkan masyarakat dalam menyikapi vaksin COVID-19. Kelompok pertama, masyarakat yang akan melakukan apa pun untuk menghindari pandemi.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
mui pandemi kh cholil nafis fungsi masjid vaksinasi massal
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya