Hukum Mengenakan Cadar bagi Muslimah Menurut NU, Muhammadiyah dan Salafi
Miftah yusufpati
Kamis, 06 Februari 2025 - 05:45 WIB
Menurut Jumhur ulama, bagian tubuh yang boleh tampak dari seorang perempuan adalah kedua tangan dan wajahnya. Ilustrasi: Ist
LANGIT7.ID--Cadar dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti kain penutup kepala atau muka (bagi perempuan). Dari arti kata cadar tersebut, dapat dipahami bahwa cadar adalah suatu nama yang diperuntukkan bagi pakaian yang berfungsi untuk menutup wajah bagi perempuan.
Secara historis, jilbab dan cadar sudah ada sejak sebelum Islam datang. Jilbab dikenal di Yunani, Romawi, Yahudi, dan Asyria. Jilbab yang berlaku di dunia Islam menurut Karen Armstrong sebagai imitasi dari kebudayaan Kristen Yunani Byzantium yang telah lama mempraktikkan budaya kerudung dan memisahkan kaum perempuan mereka.
Jilbab tidak hanya untuk agama Islam diperjelas oleh Fatwa Elguindi bahwa berjilbab awalnya berasal dari bangsa Mesopotamia atau Persia, dan kaum Hellenis atau Byzantium sebagai asal mula pemingitan.
Justru persepsi yang lebih populer adalah jilbab itu lebih diasosiasikan pada wanita Arab dan Islam, walaupun bukti-bukti jelas menunjukkan bahwa jilbab telah lama ada di luar wilayah budaya Arab.
Dalam hal ini, jilbab secara visual dan simbolis merupakan pengingat akan agama konservatif dan identitas.
Baca juga: Perdebatan Soal Cadar: Berikut Ini Pendapat 4 Mazhab Yang Perlu Jadi Referensi
Secara historis, jilbab dan cadar sudah ada sejak sebelum Islam datang. Jilbab dikenal di Yunani, Romawi, Yahudi, dan Asyria. Jilbab yang berlaku di dunia Islam menurut Karen Armstrong sebagai imitasi dari kebudayaan Kristen Yunani Byzantium yang telah lama mempraktikkan budaya kerudung dan memisahkan kaum perempuan mereka.
Jilbab tidak hanya untuk agama Islam diperjelas oleh Fatwa Elguindi bahwa berjilbab awalnya berasal dari bangsa Mesopotamia atau Persia, dan kaum Hellenis atau Byzantium sebagai asal mula pemingitan.
Justru persepsi yang lebih populer adalah jilbab itu lebih diasosiasikan pada wanita Arab dan Islam, walaupun bukti-bukti jelas menunjukkan bahwa jilbab telah lama ada di luar wilayah budaya Arab.
Dalam hal ini, jilbab secara visual dan simbolis merupakan pengingat akan agama konservatif dan identitas.
Baca juga: Perdebatan Soal Cadar: Berikut Ini Pendapat 4 Mazhab Yang Perlu Jadi Referensi