Demo Indonesia Gelap Masuk Radar Media Asing
Esti setiyowati
Rabu, 19 Februari 2025 - 14:29 WIB
Ribuan mahasiswa dan masyarakat sipil menggelar demonstrasi Indonesia Gelap sejak Senin (17/2/2025). Foto: X/jackjackparr
Demo Indonesia Gelap yang berlangsung sejak Senin (17/2/2025) kemarin mulai mendapat perhatian dari sejumlah media asing.
Gelombang protes dari kalangan mahasiswa dan koalisi masyarakat sipil bertajuk "Indonesia Gelap" mulai menjalar ke berbagai daerah.
Di Jakarta, aksi dipusatkan di patung Arjuna Wiwaha di persimpangan Jl Medan Merdeka Barat dan Jl MH Thamrin.
Baca juga: Prabowo Santai Hadapi Demo 'Indonesia Gelap': Sudah Biasa Berjuang di Jalur Politik
Demo Indonesia Gelap digelar untuk memprotes kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai memunculkan banyak masalah bagi rakyat.
Peristiwa ini berhasil mencuri perhatian media asing yang menyoroti aksi demo Indonesia Gelap oleh mahasiswa. Berikut ulasannya.
Dalam artikel berjudul "'Dark Indonesia’ Protests Erupt Nationwide With Students Taking to Streets" pada Selasa (18/2/2025), The Straits Times menuliskan protes Indonesia Gelap dikoordinasi olehBEM Seluruh Indonesia untuk memprotes kebijakan Presiden RI dan pendahulunya.
Gelombang protes dari kalangan mahasiswa dan koalisi masyarakat sipil bertajuk "Indonesia Gelap" mulai menjalar ke berbagai daerah.
Di Jakarta, aksi dipusatkan di patung Arjuna Wiwaha di persimpangan Jl Medan Merdeka Barat dan Jl MH Thamrin.
Baca juga: Prabowo Santai Hadapi Demo 'Indonesia Gelap': Sudah Biasa Berjuang di Jalur Politik
Demo Indonesia Gelap digelar untuk memprotes kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai memunculkan banyak masalah bagi rakyat.
Peristiwa ini berhasil mencuri perhatian media asing yang menyoroti aksi demo Indonesia Gelap oleh mahasiswa. Berikut ulasannya.
Dalam artikel berjudul "'Dark Indonesia’ Protests Erupt Nationwide With Students Taking to Streets" pada Selasa (18/2/2025), The Straits Times menuliskan protes Indonesia Gelap dikoordinasi olehBEM Seluruh Indonesia untuk memprotes kebijakan Presiden RI dan pendahulunya.