home wirausaha syariah

Danantara Diresmikan: Bagaimana SWF Terbesar Ke-7 Dunia Ini Akan Mempengaruhi Pasar Saham Indonesia?

Selasa, 25 Februari 2025 - 12:46 WIB
Danantara Diresmikan: Bagaimana SWF Terbesar Ke-7 Dunia Ini Akan Mempengaruhi Pasar Saham Indonesia?
LANGIT7.ID-Jakarta;Pemerintah Indonesia baru saja meresmikan Daya Anagata Nusantara (Danantara), sebuah Sovereign Wealth Fund (SWF) yang akan menggantikan Indonesia Investment Authority (INA). Dengan potensi dana kelolaan mencapai US$900 miliar atau sekitar Rp14.600 triliun, Danantara akan menjadi SWF terbesar ketujuh di dunia, sejajar dengan negara-negara seperti Norwegia, China, dan Uni Emirat Arab.

Danantara hadir sebagai "celengan raksasa" negara yang bertujuan mengelola aset negara untuk membiayai proyek-proyek strategis dan memperkuat posisi keuangan Indonesia. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada pinjaman luar negeri dan menjadikan Indonesia destinasi investasi yang lebih menarik bagi investor global.

Baca juga: Pengelolaan Dana Rp14.680 Triliun Danantara: Ujian Berat Komitmen Anti-Korupsi Prabowo

Dana yang akan dikelola Danantara berasal dari berbagai sumber, termasuk aset dan dividen BUMN, penyertaan modal negara, serta efisiensi anggaran sekitar Rp325 triliun. Uang ini akan diinvestasikan di berbagai instrumen seperti saham, properti, obligasi, dan bisnis strategis lainnya, baik di dalam maupun luar negeri.

"Jika dikelola dengan baik, transparan, dan dengan pengawasan yang profesional mengikuti jejak Temasek, Danantara dapat meningkatkan kekayaan negara, menjadi game changer dan mendanai banyak proyek," jelas Ellen May, Founder dan CEO Emtrade, dikutip Dari Instagram pribadinya (@ellenmay_official), Selasa (25/2/2025).

Dampak Terhadap Saham BUMN dan Pasar Modal Indonesia

Tujuh BUMN besar akan menjadi pilar utama Danantara pada tahap awal. Ketiga bank BUMN terbesar yaitu PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dengan total aset lebih dari Rp5.200 triliun akan berada di bawah pengelolaan Danantara. Selain itu, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT PLN (Persero), PT Pertamina (Persero), dan MIND ID (yang mencakup ANTM, PTBA, INCO, dan TINS) juga akan menjadi bagian dari Danantara.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya