750 Ayat Kauniyah: Al-Quran Tidak Sama dengan Kitab Ilmu Pengetahuan
Miftah yusufpati
Kamis, 27 Februari 2025 - 17:04 WIB
Tidak kurang dari 750 ayat yang secara tegas menguraikan hal terkait alam raya. Ilustrasi: AI
LANGIT7.ID--Al-Quran Al-Karim, yang terdiri atas 6.236 ayat itu, menguraikan berbagai persoalan hidup dan kehidupan, antara lain menyangkut alam raya dan fenomenanya. Uraian-uraian sekitar persoalan tersebut sering disebut ayat-ayat kauniyah.
"Tidak kurang dari 750 ayat yang secara tegas menguraikan hal-hal itu. Jumlah ini tidak termasuk ayat-ayat yang menyinggungnya secara tersirat," tulis Prof Dr Quraish Shihab dalam bukunya berjudul "Membumikan Al-Quran" (Mizan, 1996)
Akan tetapi, kendatipun terdapat sekian banyak ayat tersebut, bukan berarti bahwa Al-Quran sama dengan Kitab Ilmu Pengetahuan, atau bertujuan untuk menguraikan hakikat-hakikat ilmiah.
Ketika Al-Quran memperkenalkan dirinya sebagai tibyanan likulli syay'i (QS 16:89), bukan maksudnya menegaskan bahwa ia mengandung segala sesuatu, tetapi bahwa dalam Al-Quran terdapat segala pokok petunjuk menyangkut kebahagiaan hidup duniawi dan ukhrawi.
Al-Ghazali dinilai sangat berlebihan ketika berpendapat bahwa "segala macam ilmu pengetahuan baik yang telah, sedang dan akan ada, semuanya terdapat dalam Al-Quran".
Baca juga: 3 Jenis Kisah Israiliyat, Sekadar Dongeng Masa Lalu yang Masuk Dalam Tafsir
Dasar pendapatnya ini antara lain adalah ayat yang berbunyi, Pengetahuan Tuhan kami mencakup segala sesuatu (QS 7:89). Dan bila aku sakit Dialah Yang Menyembuhkan aku (QS 26:80).
"Tidak kurang dari 750 ayat yang secara tegas menguraikan hal-hal itu. Jumlah ini tidak termasuk ayat-ayat yang menyinggungnya secara tersirat," tulis Prof Dr Quraish Shihab dalam bukunya berjudul "Membumikan Al-Quran" (Mizan, 1996)
Akan tetapi, kendatipun terdapat sekian banyak ayat tersebut, bukan berarti bahwa Al-Quran sama dengan Kitab Ilmu Pengetahuan, atau bertujuan untuk menguraikan hakikat-hakikat ilmiah.
Ketika Al-Quran memperkenalkan dirinya sebagai tibyanan likulli syay'i (QS 16:89), bukan maksudnya menegaskan bahwa ia mengandung segala sesuatu, tetapi bahwa dalam Al-Quran terdapat segala pokok petunjuk menyangkut kebahagiaan hidup duniawi dan ukhrawi.
Al-Ghazali dinilai sangat berlebihan ketika berpendapat bahwa "segala macam ilmu pengetahuan baik yang telah, sedang dan akan ada, semuanya terdapat dalam Al-Quran".
Baca juga: 3 Jenis Kisah Israiliyat, Sekadar Dongeng Masa Lalu yang Masuk Dalam Tafsir
Dasar pendapatnya ini antara lain adalah ayat yang berbunyi, Pengetahuan Tuhan kami mencakup segala sesuatu (QS 7:89). Dan bila aku sakit Dialah Yang Menyembuhkan aku (QS 26:80).