Jawaban Ifan Seventeen Soal Tudingan Dapat Jabatan Dirut PFN Hasil Menjilat
Esti setiyowati
Sabtu, 22 Maret 2025 - 16:45 WIB
Direktur Utama PT Produksi Film Negara, Riefan Fajarsyah. Foto: Instagram/ifanseventeen.
Penyanyi Riefian Fajarsyah atau Ifan Seventeen buka suara terkait polemik penunjukkan dirinya sebagai Direktur Utama PT Produksi Film Negara (PFN).
Melalui unggahan di laman Instagram, Ifan Seventeen blak-blakan menampik tudingan bahwa jabatan yang didapat dari hasil menjilat pemerintah.
Dalam pernyataan yang ditulis pada Jumat (21/3/2025), Ifan mengatakan sebelum penunjukkan dirinya terdapat beberapa kandidat lain yang dicalonkan untuk posisi tersebut.
Baca juga: 9 Hari Jadi Dirut PFN, Ifan Seventeen Curhat: Utang Numpuk, Gaji dan THR Telat
"Sebelum saya, ada beberapa kandidat yang ditawarkan dan menolak karna mengetahui keadaan PFN yang sangat berat, dengan kondisi yang hampir mustahil," tulis Ifan di unggahan tersebut, dikutip Sabtu (22/3/2025).
Ifan mengaku memiliki alasan hingga akhirnya memutuskan untuk menerima posisi sebagai Dirut PFN.
"Lalu kenapa saya mau?! Saya merasa sudah terlalu lama hidup enak di negara yang kita cintai ini. Saatnya untuk melakukan timbal balik dengan cara mengabdi."
Melalui unggahan di laman Instagram, Ifan Seventeen blak-blakan menampik tudingan bahwa jabatan yang didapat dari hasil menjilat pemerintah.
Dalam pernyataan yang ditulis pada Jumat (21/3/2025), Ifan mengatakan sebelum penunjukkan dirinya terdapat beberapa kandidat lain yang dicalonkan untuk posisi tersebut.
Baca juga: 9 Hari Jadi Dirut PFN, Ifan Seventeen Curhat: Utang Numpuk, Gaji dan THR Telat
"Sebelum saya, ada beberapa kandidat yang ditawarkan dan menolak karna mengetahui keadaan PFN yang sangat berat, dengan kondisi yang hampir mustahil," tulis Ifan di unggahan tersebut, dikutip Sabtu (22/3/2025).
Ifan mengaku memiliki alasan hingga akhirnya memutuskan untuk menerima posisi sebagai Dirut PFN.
"Lalu kenapa saya mau?! Saya merasa sudah terlalu lama hidup enak di negara yang kita cintai ini. Saatnya untuk melakukan timbal balik dengan cara mengabdi."