home edukasi & pesantren

Bani Umayyah dalam Tafsir Surat Al-Qadar: Benarkah Pemerintahannya selama Seribu Bulan?

Senin, 24 Maret 2025 - 05:00 WIB
Lalu bagaimana bisa dibelokkan dengan pengertian seribu bulan masa pemerintahan Bani Umayyah, padahal baik lafaz maupun makna ayat tidak menunjukkan kepada pengertian itu. Ilustrasi: AI
LANGIT7.ID-Kisah Bani Umayyah dalam tafsir Surat Al-Qadar didasarkan pada sebuah hadis. Disebutkan bahwa pemerintahan Bani Umayyah adalah seribu bulan, tidak lebih dan tidak kurang barang sehari pun. Benarkah begitu?

Allah SWT berfirman:

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ (1) وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ (2) لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ (3) تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ (4) سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ (5)

Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan Malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar. (QS Al-Qadr : 1-5)

Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan Allah SWT menceritakan bahwa Dia menurunkan Al-Qur'an di malam Lailatul Qadar, yaitu malam yang penuh dengan keberkahan, sebagaimana yang dijelaskan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

إِنَّا أَنْزَلْناهُ فِي لَيْلَةٍ مُبارَكَةٍ

"Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkati." (QS Ad-Dukhan : 3) Yaitu Lailatul Qadar yang terletak di dalam bulan Ramadan, sebagaimana yang disebutkan di dalam firman-Nya:
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya