Aksi Nyata Kemendikdasmen Siapkan SDM Profesional
Lusi mahgriefie
Kamis, 27 Maret 2025 - 09:16 WIB
Aksi Nyata Kemendikdasmen Siapkan SDM Profesional
Lulusan Pendidikan Vokasi diharapkan siap berkompetisi di dunia kerja global. Untuk itu diperlukan tindakan nyata sebagai upaya meningkatkan kesiapan sumber daya manusia (SDM) menghadapi tantangan global.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK) menandatangani sejumlah perjanjian kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) dan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI)/Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).
Melalui perjanjian tersebut Kemendikdasmen berharap dapat memperkuat sistem penempatan tenaga kerja, khususnya bagi lulusan pendidikan vokasi yang ingin bekerja di luar negeri.
Upaya ini diharapkan dapat mendorong lulusan vokasi berkompetisi di pasar global dengan keterampilan yang memadai dan tetap menjaga perlindungan terhadap pekerja migran Indonesia, serta meningkatkan akses informasi dan peluang kerja, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
Baca juga:Sinergi Pendidikan Vokasi Siapkan SDM Kompeten Berdaya Saing Global
Pendiri Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Overseas Training Center (OTC), I Wayan Rediyasa, mengungkapkan bahwa objektif utama dalam pembelajaran di LKP adalah menjadikan peserta didik berhasil mengikuti program pembelajaran dan memiliki kompetensi yang dibutuhkan. Selain itu, LKP harus terus mencari sekaligus membuka penawaran peluang agar peserta didik berpeluang untuk dapat bekerja di luar negeri.
"Kedua hal ini yang akan menjadi keunggulan LKP," kata Rediyasa.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK) menandatangani sejumlah perjanjian kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) dan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI)/Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).
Melalui perjanjian tersebut Kemendikdasmen berharap dapat memperkuat sistem penempatan tenaga kerja, khususnya bagi lulusan pendidikan vokasi yang ingin bekerja di luar negeri.
Upaya ini diharapkan dapat mendorong lulusan vokasi berkompetisi di pasar global dengan keterampilan yang memadai dan tetap menjaga perlindungan terhadap pekerja migran Indonesia, serta meningkatkan akses informasi dan peluang kerja, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
Baca juga:Sinergi Pendidikan Vokasi Siapkan SDM Kompeten Berdaya Saing Global
Pendiri Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Overseas Training Center (OTC), I Wayan Rediyasa, mengungkapkan bahwa objektif utama dalam pembelajaran di LKP adalah menjadikan peserta didik berhasil mengikuti program pembelajaran dan memiliki kompetensi yang dibutuhkan. Selain itu, LKP harus terus mencari sekaligus membuka penawaran peluang agar peserta didik berpeluang untuk dapat bekerja di luar negeri.
"Kedua hal ini yang akan menjadi keunggulan LKP," kata Rediyasa.