10 Prinsip Manhaj Salafi secara Global Menurut Syaikh Al-Qardhawi
Miftah yusufpati
Rabu, 02 April 2025 - 04:00 WIB
Syaikh Yusuf Al-Qardhawi. Foto/Ilustrasi: Aljazeera
LANGIT7.ID--Syaikh Yusuf al-Qardhawi mengatakan yang dimaksud dengan "Pemikiran Salafi" ialah kerangka berpikir (manhaj fikri) yang tercermin dalam pemahaman generasi terbaik dari umat ini. Yakni para sahabat Nabi dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan setia, dengan mempedomani hidayah Al-Qur'an dan tuntunan Nabi Muhammad SAW.
Dalam buku berjudul "Aulawiyaat Al Harokah Al Islamiyah fil Marhalah Al Qodimah", Syaikh Yusuf Al-Qardhawi menyebut kriteria manhaj Salafi yang benar yaitu suatu manhaj yang secara global berpijak pada prinsip berikut:
1. Berpegang pada nash-nash yang ma'shum (suci), bukan kepada pendapat para ahli atau tokoh.
2. Mengembalikan masalah-masalah "mutasyabihat" (yang kurang jelas) kepada masalah "muhkamat" (yang pasti dan tegas). Dan mengembalikan masalah yang zhanni kepada yang qath'i.
3. Memahami kasus-kasus furu' (kecil) dan juz'i (tidak prinsipil), dalam kerangka prinsip dan masalah fundamental.
Baca juga: Hukum Membangun dan Membaca Al-Qur'an di Kuburan Menurut Salafi
4. Menyerukan "Ijtihad" dan pembaruan. Memerangi "Taqlid" dan kebekuan.
Dalam buku berjudul "Aulawiyaat Al Harokah Al Islamiyah fil Marhalah Al Qodimah", Syaikh Yusuf Al-Qardhawi menyebut kriteria manhaj Salafi yang benar yaitu suatu manhaj yang secara global berpijak pada prinsip berikut:
1. Berpegang pada nash-nash yang ma'shum (suci), bukan kepada pendapat para ahli atau tokoh.
2. Mengembalikan masalah-masalah "mutasyabihat" (yang kurang jelas) kepada masalah "muhkamat" (yang pasti dan tegas). Dan mengembalikan masalah yang zhanni kepada yang qath'i.
3. Memahami kasus-kasus furu' (kecil) dan juz'i (tidak prinsipil), dalam kerangka prinsip dan masalah fundamental.
Baca juga: Hukum Membangun dan Membaca Al-Qur'an di Kuburan Menurut Salafi
4. Menyerukan "Ijtihad" dan pembaruan. Memerangi "Taqlid" dan kebekuan.