Hasan Nasbi Mundur dari Jabatan Kepala Komunikasi Presiden, Ungkap Alasan Terbesarnya
Haris budiman
Selasa, 29 April 2025 - 13:53 WIB
Hasan Nasbi mengundurkan diri sebagai kepala komunikasi presiden. (foto: Instagram/hasannasbi)
LANGIT7.ID-Hasan Nasbi mengundurkan diri dari jabatan sebagai Kepala Komunikasi Presiden atau Presidential Communication Office (PCO) di Kabinet Merah Putih.
Hasan menyampaikan surat pengunduran dirinya kepada Presiden Prabowo Subianto diajukan pada Senin, 21 April 2025.
Surat itu dikirimkan ke Presiden Prabowo Subianto melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
"Pada hari ini, 21 April 2025, sepertinya saat itu sudah tiba. Surat pengunduran diri saya tanda tangani dan saya kirimkan kepada presiden melalui dua orang sahabat baik saya, Menteri Sekretaris Negara dan Sekretaris Kabinet," ujar Hasan melalui tayangan Instagram @totalpolitikcom, dikutip Selasa (29/4/2025).
Hasan mengatakan kenapa ia memilih mundur. Menurutnya, sebagaimana sudah sering disampaikan melalui podcast-podcast, kalau ada sesatu yang tidak bisa diatasi, atau ada persoalan di luar kemampuan saya, maka tidak perlu ribut-ribut, tidak perlu heboh-heboh, kita pun harus tahu diri, dan kemudian mengambil keputusan untuk menepi," ungkapnya.
Ia menyatakan 21 April adalah hari terakhirnya beraktivitas sebagai Kepala PCO.
"Kesimpulan saya sudah sangat matang bahwa sudah saatnya menepi keluar lapangan dan duduk di kursi penonton, memberikan kesempatan kepada figur yang lebih baik untuk menggantikan posisi bermain di lapangan."
Hasan menyampaikan surat pengunduran dirinya kepada Presiden Prabowo Subianto diajukan pada Senin, 21 April 2025.
Surat itu dikirimkan ke Presiden Prabowo Subianto melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
"Pada hari ini, 21 April 2025, sepertinya saat itu sudah tiba. Surat pengunduran diri saya tanda tangani dan saya kirimkan kepada presiden melalui dua orang sahabat baik saya, Menteri Sekretaris Negara dan Sekretaris Kabinet," ujar Hasan melalui tayangan Instagram @totalpolitikcom, dikutip Selasa (29/4/2025).
Hasan mengatakan kenapa ia memilih mundur. Menurutnya, sebagaimana sudah sering disampaikan melalui podcast-podcast, kalau ada sesatu yang tidak bisa diatasi, atau ada persoalan di luar kemampuan saya, maka tidak perlu ribut-ribut, tidak perlu heboh-heboh, kita pun harus tahu diri, dan kemudian mengambil keputusan untuk menepi," ungkapnya.
Ia menyatakan 21 April adalah hari terakhirnya beraktivitas sebagai Kepala PCO.
"Kesimpulan saya sudah sangat matang bahwa sudah saatnya menepi keluar lapangan dan duduk di kursi penonton, memberikan kesempatan kepada figur yang lebih baik untuk menggantikan posisi bermain di lapangan."