Panitia SNPMB dan Polisi Sempat Gerebek Hotel Cari Pelaku Kecurangan UTBK
Lusi mahgriefie
Rabu, 30 April 2025 - 19:03 WIB
sumber: Universitas Diponegoro
Berbagai cara dilakukan oleh para pelaku kecurangan demi bisa lolos Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2025. Di sisi lain, panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) melakukan berbagai upaya demi menjaga integritas UTBK.
Salah satu yang dilakukan oleh panitia SNPMB yaitu menemukan para pelaku kecurangan untuk ditindaklanjuti, diantaranya dengan menginterogasi mereka. Hal ini untuk mengetahui modus pelaku apakah merupakan tindakan individual yang bersangkutan saja, atau apakah ada jaringan dari luar.
"Sekadar informasi, saya tidak menyebutkan dimana tapi info salah satu dari 13 (Pusat UTBK), panitia dan polisi sempat menggerebak hotel yang didapat sebagai alamatnya, cuma telat beberapa (waktu). Pelaku sudah bubar, pelaku sudah keburu pergi tapi perlengkapan masih ada di ruangan, kabel diguntingi," ungkap Ketua Umum SNPMB Eduart Wolok.
Hal tersebut disampaikan Eduart dalam Konferensi Pers SNPMB: Kecurangan yang Terjadi Selama Pelaksanaan UTBK 2025 Sesi 1 hingga Sesi 12, Selasa (29/4/2025).
Melihat hal tersebut, Eduart mengatakan adanya dugaan bahwa Tindakan curang yang dilakukan peserta UTB ini disinyalir melibatkan jaringan.
"Ini bisa saja terjadi. Akhirnya dengan apa yang kami temukan hari ini, seperti ada kaitan dengan informasi yang kami dapatkan di tahun-tahun sebelumnya," ujarnya.
Eduart juga memaparkan mengenai modus yang digunakan para peserta UTBK sangat beragam. Misalnya saja di Pusat UTBK Universitas Diponegoro (Undip), panitia menemukan peserta menyimpan kamera dan handphone di dalam ciput hijab.
Salah satu yang dilakukan oleh panitia SNPMB yaitu menemukan para pelaku kecurangan untuk ditindaklanjuti, diantaranya dengan menginterogasi mereka. Hal ini untuk mengetahui modus pelaku apakah merupakan tindakan individual yang bersangkutan saja, atau apakah ada jaringan dari luar.
"Sekadar informasi, saya tidak menyebutkan dimana tapi info salah satu dari 13 (Pusat UTBK), panitia dan polisi sempat menggerebak hotel yang didapat sebagai alamatnya, cuma telat beberapa (waktu). Pelaku sudah bubar, pelaku sudah keburu pergi tapi perlengkapan masih ada di ruangan, kabel diguntingi," ungkap Ketua Umum SNPMB Eduart Wolok.
Hal tersebut disampaikan Eduart dalam Konferensi Pers SNPMB: Kecurangan yang Terjadi Selama Pelaksanaan UTBK 2025 Sesi 1 hingga Sesi 12, Selasa (29/4/2025).
Melihat hal tersebut, Eduart mengatakan adanya dugaan bahwa Tindakan curang yang dilakukan peserta UTB ini disinyalir melibatkan jaringan.
"Ini bisa saja terjadi. Akhirnya dengan apa yang kami temukan hari ini, seperti ada kaitan dengan informasi yang kami dapatkan di tahun-tahun sebelumnya," ujarnya.
Eduart juga memaparkan mengenai modus yang digunakan para peserta UTBK sangat beragam. Misalnya saja di Pusat UTBK Universitas Diponegoro (Undip), panitia menemukan peserta menyimpan kamera dan handphone di dalam ciput hijab.