Alam Barzakh: Kisah Nabi Muhammad Berbicara dengan Mayat Kafir yang Telah Dikubur
Miftah yusufpati
Kamis, 15 Mei 2025 - 17:00 WIB
Pertanyaan pun mungkin muncul: seperti apakah kehidupan setelah kematian itu? Penjelasan secara ilmiah sangat terbatas. Ilustrasi: Ist
LANGIT7.ID-Ibnu Hisyam dalam Sirah-nya meriwayatkan bahwa setelah Perang Badar usai, Nabi Muhammad SAW mendatangi pemakaman para pemuka kaum musyrik yang tewas dalam pertempuran tersebut. Beliau menyebut nama-nama mereka satu per satu:
"Wahai penghuni al-Qalib (sumur atau kubur). Hai 'Utbah bin Rabi'ah, hai Syaibah bin Rabi'ah, hai Umayyah bin Khalaf, hai Abu Jahl bin Hisyam. Apakah kalian telah menemukan apa yang dijanjikan Tuhan kalian dengan benar? Karena sesungguhnya aku telah menemukan apa yang dijanjikan Tuhanku dengan benar."
Para sahabat yang menyaksikan kejadian itu bertanya, "Wahai Rasulullah, apakah engkau berbicara dengan orang-orang yang telah mati?"
Nabi menjawab: "Kalian tidak lebih mendengar dari mereka atas apa yang aku ucapkan, hanya saja mereka tidak dapat menjawabku."
Di sisi lain, Imam Muslim meriwayatkan dari Masruq yang berkata bahwa ia bertanya kepada Abdullah bin Mas'ud tentang ayat:
"Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati. Mereka hidup di sisi Tuhan mereka dengan mendapatkan rezeki." (QS Ali 'Imran [3]: 169)
Abdullah bin Mas'ud menjelaskan bahwa mereka telah menanyakan hal itu kepada Rasulullah Saw., dan beliau bersabda:
"Wahai penghuni al-Qalib (sumur atau kubur). Hai 'Utbah bin Rabi'ah, hai Syaibah bin Rabi'ah, hai Umayyah bin Khalaf, hai Abu Jahl bin Hisyam. Apakah kalian telah menemukan apa yang dijanjikan Tuhan kalian dengan benar? Karena sesungguhnya aku telah menemukan apa yang dijanjikan Tuhanku dengan benar."
Para sahabat yang menyaksikan kejadian itu bertanya, "Wahai Rasulullah, apakah engkau berbicara dengan orang-orang yang telah mati?"
Nabi menjawab: "Kalian tidak lebih mendengar dari mereka atas apa yang aku ucapkan, hanya saja mereka tidak dapat menjawabku."
Di sisi lain, Imam Muslim meriwayatkan dari Masruq yang berkata bahwa ia bertanya kepada Abdullah bin Mas'ud tentang ayat:
"Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati. Mereka hidup di sisi Tuhan mereka dengan mendapatkan rezeki." (QS Ali 'Imran [3]: 169)
Abdullah bin Mas'ud menjelaskan bahwa mereka telah menanyakan hal itu kepada Rasulullah Saw., dan beliau bersabda: