Orang-Orang Kafir setelah Mati Akan Disiksa 99 Ular, Begini Penjelasan Imam Al-Ghazali
Miftah yusufpati
Rabu, 11 Juni 2025 - 05:45 WIB
Semua orang kafir setelah mati akan disiksa oleh 99 ular, masing-masing memiliki 9 kepala. Ilustrasi: AI
LANGIT7.ID-Rasulullah SAW bersabda bahwa semua orang kafir setelah mati akan disiksa oleh 99 ular, masing-masing memiliki 9 kepala.
"Beberapa orang yang berpikiran sederhana telah memeriksa kuburan orang-orang kafir ini dan bertanya-tanya mengapa mereka tak bisa melihat ular-ular ini," tutur Imam al-Ghazali dalam bukunya berjudul "The Alchemy of Happiness" yang diterjemahkan Haidar Bagir menjadi "Kimia Kebahagiaan" (Mizan, 1979).
Mereka tidak paham bahwa ular-ular ini bersemayam di dalam roh orang-orang kafir itu dan bahwa kesemuanya itu sudah ada di dalam diri orang-orang kafir tersebut, bahkan sebelum ia mati. "Karena semuanya itu sesungguhnya adalah simbol-simbol sifat jahatnya, seperti cemburu, kebencian, kemunafikan, kesombongan, kelicikan dan lain sebagainya," lanjutnya.
Sifat-sifat itu semuanya bersumber, secara langsung maupun tidak, pada kecintaan terhadap dunia ini. Itulah neraka yang disediakan bagi orang-orang yang di dalam al-Qur'an dikatakan "meneguhkan hati mereka pada dunia ini lebih daripada akhirat".
Baca juga: Penjelasan Imam al-Ghazali tentang Hal-Hal yang Baik Itu Abadi
Menurut Imam al-Ghazali, jika ular-ular itu sekadar bersifat eksternal belaka, mereka akan bisa berharap untuk melarikan diri dari siksanya, meskipun hanya untuk sesaat saja.
"Tetapi jika semuanya itu sudah menjadi sifat-sifat bawaan mereka, bagaimana mereka bisa melarikan diri?" ujarnya.
"Beberapa orang yang berpikiran sederhana telah memeriksa kuburan orang-orang kafir ini dan bertanya-tanya mengapa mereka tak bisa melihat ular-ular ini," tutur Imam al-Ghazali dalam bukunya berjudul "The Alchemy of Happiness" yang diterjemahkan Haidar Bagir menjadi "Kimia Kebahagiaan" (Mizan, 1979).
Mereka tidak paham bahwa ular-ular ini bersemayam di dalam roh orang-orang kafir itu dan bahwa kesemuanya itu sudah ada di dalam diri orang-orang kafir tersebut, bahkan sebelum ia mati. "Karena semuanya itu sesungguhnya adalah simbol-simbol sifat jahatnya, seperti cemburu, kebencian, kemunafikan, kesombongan, kelicikan dan lain sebagainya," lanjutnya.
Sifat-sifat itu semuanya bersumber, secara langsung maupun tidak, pada kecintaan terhadap dunia ini. Itulah neraka yang disediakan bagi orang-orang yang di dalam al-Qur'an dikatakan "meneguhkan hati mereka pada dunia ini lebih daripada akhirat".
Baca juga: Penjelasan Imam al-Ghazali tentang Hal-Hal yang Baik Itu Abadi
Menurut Imam al-Ghazali, jika ular-ular itu sekadar bersifat eksternal belaka, mereka akan bisa berharap untuk melarikan diri dari siksanya, meskipun hanya untuk sesaat saja.
"Tetapi jika semuanya itu sudah menjadi sifat-sifat bawaan mereka, bagaimana mereka bisa melarikan diri?" ujarnya.