Kementrans Sosialisasikan Program Transmigrasi Patriot kepada Sivitas Akademika ITS
Tim langit 7
Senin, 16 Juni 2025 - 20:30 WIB
Menteri Transmigrasi RI Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara saat memberikan kuliah tamu sekaligus menyosialisasikan Program Transmigrasi Patriot di hadapan sivitas akademika ITS
Kementerian Transmigrasi RI meluncurkan program Transmigrasi Patriot yang terdiri dari skema Ekspedisi Patriot dan Beasiswa Patriot.
Menteri Transmigrasi RI Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara menyosialisasikan program Transmigrasi Patriot tersebut kepada sivitas akademika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dalam Kuliah Tamu di Grha Sepuluh Nopember ITS, Senin (16/6).
Iftitah menjelaskan, program unggulan Transmigrasi Patriot bertujuan untuk mendukung perkembangan kawasan transmigrasi di Indonesia. Tujuan ini dapat tercapai dengan mendorong penguatan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di kawasan transmigrasi. “SDM unggul menjadi keharusan dalam membangun kawasan transmigrasi,” tekannya.
Iftitah menerangkan, program Ekspedisi Patriot bertujuan mengidentifikasi potensi sumber daya alam, budaya, dan peluang pembangunan infrastruktur di wilayah transmigrasi. Riset lapangan ini dilaksanakan oleh Tim Ekspedisi Patriot yang terdiri dari sivitas akademika perguruan tinggi di Indonesia yang menjadi mitra Kementerian Transmigrasi RI.
Lebih lanjut, lelaki kelahiran 1977 itu menerangkan, Tim Ekspedisi Patriot yang melibatkan dosen dan mahasiswa akan dikerahkan ke wilayah-wilayah transmigrasi di Indonesia mulai Desember 2025 mendatang. Nantinya, tim ini tidak hanya bertugas sebagai peneliti, tetapi juga berperan langsung sebagai mentor dan pendamping bagi penerima program Beasiswa Patriot.
Baca juga:ITS Resmi Buka Prodi S1 Teknik Pertambangan
Di sisi lain, Beasiswa Patriot menawarkan pendanaan untuk jenjang pendidikan sarjana, sarjana terapan, dan pascasarjana di perguruan tinggi terbaik dalam maupun luar negeri untuk generasi muda bangsa. “Beasiswa ini nantinya akan mencetak SDM yang berkualitas dan mampu berkomitmen mendukung pengembangan wilayah transmigrasi di Indonesia,” jelas Iftitah.
Menteri Transmigrasi RI Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara menyosialisasikan program Transmigrasi Patriot tersebut kepada sivitas akademika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dalam Kuliah Tamu di Grha Sepuluh Nopember ITS, Senin (16/6).
Iftitah menjelaskan, program unggulan Transmigrasi Patriot bertujuan untuk mendukung perkembangan kawasan transmigrasi di Indonesia. Tujuan ini dapat tercapai dengan mendorong penguatan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di kawasan transmigrasi. “SDM unggul menjadi keharusan dalam membangun kawasan transmigrasi,” tekannya.
Iftitah menerangkan, program Ekspedisi Patriot bertujuan mengidentifikasi potensi sumber daya alam, budaya, dan peluang pembangunan infrastruktur di wilayah transmigrasi. Riset lapangan ini dilaksanakan oleh Tim Ekspedisi Patriot yang terdiri dari sivitas akademika perguruan tinggi di Indonesia yang menjadi mitra Kementerian Transmigrasi RI.
Lebih lanjut, lelaki kelahiran 1977 itu menerangkan, Tim Ekspedisi Patriot yang melibatkan dosen dan mahasiswa akan dikerahkan ke wilayah-wilayah transmigrasi di Indonesia mulai Desember 2025 mendatang. Nantinya, tim ini tidak hanya bertugas sebagai peneliti, tetapi juga berperan langsung sebagai mentor dan pendamping bagi penerima program Beasiswa Patriot.
Baca juga:ITS Resmi Buka Prodi S1 Teknik Pertambangan
Di sisi lain, Beasiswa Patriot menawarkan pendanaan untuk jenjang pendidikan sarjana, sarjana terapan, dan pascasarjana di perguruan tinggi terbaik dalam maupun luar negeri untuk generasi muda bangsa. “Beasiswa ini nantinya akan mencetak SDM yang berkualitas dan mampu berkomitmen mendukung pengembangan wilayah transmigrasi di Indonesia,” jelas Iftitah.