home global news

Bahas Radikalisme, Haedar Nashir Sebut PKI Lebih Ekstrem

Jum'at, 01 Oktober 2021 - 14:50 WIB
Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir. (Foto: Dok Muhammadiyah).
Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menyebut PKI lebih ekstrem dari sekadar penganut paham radikal. Mereka yang menganut komunisme gaya baru harus diwaspadai.

Komunisme, kata Haedar, merupakan contoh dari kelompok radikal-ekstrem. Komunisme dalam sejarah dunia telah menimbulkan gerakan kekerasan dan diktatorial.

"Komunisme memang sejatinya ideologi radikal-ekstrem yang berapaham komunal, bahwa berbangsa, bernegara, dan hidup itu harus didasarkan pada paham semua milik semua."

Gerakan Komunisme di berbagai dunia termasuk di Indonesia melalui Partai Komumis Indonesia (PKI) merupakan fakta nyata adanya penyimpangan dalam paham tersebut.

PKI pada era Henk Sneevliet dan Tan Malaka saat awal kemerdekaan begitu radikal melawan kolonialisme Belanda. Pasca-kemerdekaan kelompok ini juga melakukan pemberontakan berkali-kali.

Puncaknya, PKI melakukan kudeta kekuasaan melalui tragedi G30S PKI tahun 1965 yang berakhir dengan kegagalan. Peristiwa bersejarah ini mengakhiri pemerintahan Soekarno dan lahirnya rezim Orde Baru.

"PKI berkali-kali melakukan pemberontakan, itu faktanya dan banyak bukti. Ini tragedi bukan ilusi. Pada dasarnya komunisme dan PKI itu menganut paham radikal-ektrem yang totaliter."
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
muhammadiyah islam pki komunisme radikalisme
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya