home masjid

Kisah dari Hadis Shahih tentang Iman, Pengorbanan, dan Cahaya yang Tak Padam

Sabtu, 21 Juni 2025 - 16:55 WIB
Ini bukan dongeng. Ini adalah cahaya yang menyala dari zaman Rasulullah ? sampai hari ini. Ilustrasi: AI
LANGIT7.ID-Pada zaman dahulu, di sebuah negeri yang jauh, hiduplah seorang raja yang sangat kejam. Ia bukan hanya menguasai harta dan takhta, tetapi juga menuntut dipatuhi sebagai Tuhan. Siapa pun yang menentangnya akan disiksa atau dibunuh. Namun sebagaimana sunnatullah, kekuasaan yang zalim selalu menyimpan benih kehancurannya sendiri.

Suatu hari, tukang sihir istana datang kepada raja dengan tubuh renta dan suara gemetar. “Tuanku,” katanya, “saya telah tua dan lemah. Kirimkanlah kepadaku seorang pemuda agar aku ajari ilmu sihir, supaya ia bisa menggantikan aku melayani tuanku.”

Sang raja setuju. Maka diutuslah seorang pemuda dari kalangan rakyat jelata. Setiap hari, ia pergi belajar kepada sang penyihir. Namun dalam perjalanannya, ia selalu melewati sebuah gubuk tua tempat tinggal seorang rahib, ahli ibadah yang hidup sembunyi-sembunyi dari kejaran raja. Dari sana, terdengar nasihat-nasihat tauhid dan iman yang menenangkan hati.

Suatu hari, rasa penasaran membuat si pemuda duduk dan mendengarkan. Anehnya, hatinya tergetar. Kata-kata sang rahib memecahkan kabut dalam pikirannya. Hari demi hari, ia semakin sering singgah. Tapi karena itu, ia sering terlambat belajar pada tukang sihir, dan kerap dihukum.

Baca juga: Kisah Hikmah: Tiga Suara Bayi dan Seekor Anjing

Ia mengadu kepada rahib. Sang rahib berkata: “Jika kau takut kepada penyihir, katakan bahwa keluargamu menahanmu. Dan jika takut pada keluargamu, katakan bahwa penyihir menahanmu.”

Sejak itu, hidupnya terbelah dua: siang belajar sihir, namun hati dan malamnya tumbuh dalam keimanan kepada Allah.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya