home wirausaha syariah

Kiat Peternak Mustahik Binaan BAZNAS Persiapkan Ternak Kurban

Selasa, 13 Juli 2021 - 16:20 WIB
Mustahik Baznas untuk persiapan hewan kurban. Foto: Baznas
Balai Ternak BAZNAS Lombok Barat yang terletak di Desa Langko, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat merupakan salah satu titik program pemberdayaan peternak mustahik dengan mengembangkan program penggemukan dan pembiakan peternakan sapi potong.

Diresmikan sejak 2019 hingga saat ini, Balai Ternak Lombok Barat telah memberdayakan peternak mustahik sebanyak 25 orang dengan populasi ternak sebanyak 91 ekor sapi.

Pada program penggemukan sapi potong ini, salah satu pasarnya yaitu pada penjualan ternak untuk kebutuhan kurban. Pada tahun 2021 ini Balai Ternak BAZNAS Lombok Barat juga diberdayakan oleh BAZNAS untuk menyuplai kebutuhan ternak Kurban Online BAZNAS.

Adapun berbagai persiapan telah dilakukan oleh peternak mustahik dalam memberikan kurban terbaik bagi mudhohi yang berkurban. Kiat yang dilakukan oleh peternak adalah menerapkan SOP pemeliharaan, monitoring rutin, dan quality control.

Pendamping program Balai Ternak BAZNAS Lombok Barat, Penas, menyampaikan bahwa persiapan untuk mempersiapkan ternak kurban ini telah dimulai setahun ke belakang melalui pemeliharaan yang sesuai SOP. Setiap ternak akan diberikan pakan yang menunjang peningkatan bobot sehingga sapi yang dijadikan kurban memiliki bobot yang sesuai dengan spesifikasi yang diminta.

Dalam pemeliharan ternak bakalan untuk kurban, peternak melakukan manajemen pemberian pakan yaitu mengatur waktu makan sapi sebanyak tiga kali dalam sehari. Selain diberikan dikombinasikan melalui pakan hijauan yang bernutrisi tinggi, ternak sapi juga diperhatikan kesehatannya melalui pemberian multivitamin dan obat cacing. Sehingga selain bobot ternak naik juga terhindar dari berbagai macam penyakit.

“Peternak mustahik di Balai Ternak BAZNAS Lombok Barat akan memberikan ternak terbaik untuk menjaga amanah utk mudohi yang berkurban disetiap tahunnya dengan penerapan pemeliharaan ternak yang terpadu.” ujar Penas.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
wirausaha syariah ekologi islam ekonomi syariah
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya