Wajib Tahu, Salah Satu Prinsip Deep Learning yaitu Menggembirakan, Seperti Apa? Yuk Simak
Lusi mahgriefie
Rabu, 30 Juli 2025 - 17:20 WIB
Ilustrasi: ist
Metode pembelajaran dengan deep learningatau pendekatan mendalam yang diterapkan pemerintah, dan diberlakukan oleh semua satuan pendidikan di Indonesia untuk semua jenjang, memiliki tiga prinsip salah satunya adalah menggembirakan.
Pembelajaran Mendalam (PM) selalu dikaitkan dengan pemahaman dan aplikasi pengetahuan dalam berbagai konteks. Terkait dengan hal ini, PM menerapkan prinsip pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Masing-masing berkontribusi dalam memberikan pengalaman belajar yang komprehensif dan mendalam.
Yang menarik di sini yaitu tentang prinsip "Menggembirakan". Seperti apa prinsip ini akan berjalan dan bisa mencapai tujuan utama pendidikan Indonesia yakni pendidikan bermutu untuk semua.
Ahli-ahli pendidikan seperti John Dewey (1936) dan Howard Gardner (1983) menekankan bahwa pembelajaran relevan dengan kehidupan nyata individu, dan mengutamakan pembelajaran yang aktif serta pengalaman langsung baik secara emosional maupun intelektual.
Baca juga:Deep Learning Bisa Digunakan di Lintas Mata Pelajaran dan Terintegrasi Kurikulum Saat Ini
Michael Fullan dalam berbagai tulisannya (2014 dan 2018) tentang PM menyatakan pentingnya menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendalam, bermakna, dan menggembirakan, sehingga peserta didik terlibat dalam proses
pembelajaran yang mendalam.
Pembelajaran Mendalam (PM) selalu dikaitkan dengan pemahaman dan aplikasi pengetahuan dalam berbagai konteks. Terkait dengan hal ini, PM menerapkan prinsip pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Masing-masing berkontribusi dalam memberikan pengalaman belajar yang komprehensif dan mendalam.
Yang menarik di sini yaitu tentang prinsip "Menggembirakan". Seperti apa prinsip ini akan berjalan dan bisa mencapai tujuan utama pendidikan Indonesia yakni pendidikan bermutu untuk semua.
Ahli-ahli pendidikan seperti John Dewey (1936) dan Howard Gardner (1983) menekankan bahwa pembelajaran relevan dengan kehidupan nyata individu, dan mengutamakan pembelajaran yang aktif serta pengalaman langsung baik secara emosional maupun intelektual.
Baca juga:Deep Learning Bisa Digunakan di Lintas Mata Pelajaran dan Terintegrasi Kurikulum Saat Ini
Michael Fullan dalam berbagai tulisannya (2014 dan 2018) tentang PM menyatakan pentingnya menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendalam, bermakna, dan menggembirakan, sehingga peserta didik terlibat dalam proses
pembelajaran yang mendalam.