home edukasi & pesantren

Menteri Dikdasmen Bantah Pengunduruan Diri Guru Sekolah Penggerak karena Soal Upah

Jum'at, 01 Agustus 2025 - 08:50 WIB
Mendikdasmen Abdul Muti sebut guru Sekolah Rakyat mengundurkan diri bukan karena soal upah melainkan soal domisili
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengatakan ada 140 dari 1.500 guru Sekolah Rakyat mengundurkan diri. Santer isu bahwa alasannya adalah karena masalah upah atau insentif yang diterima. Namun hal ini dibantah Menteri Dikdasmen Abdul Mu'ti.

Abdul Mu'ti mengatakan bahwa alasan para guru Sekolah Rakyat mengundurkan diri karena domisili yang terlalu jauh.

"Kalau kemarin yang disampaikan itu sebagian karena domisilinya jauh. Kemudian yang kedua, ya mungkin ada alasan-alasan lain yang membuat mereka mengundurkan diri," kata Mendikdasmen Abdul Mu'ti usai kegiatan Rakornas Pembentukan Karakter Anak Bangsa melalui Efektivitas Penerapan Pendidikan Pancasila dan Pendidikan Agama pada Satuan Pendidikan RA, MI, MTs, MA/MAK di Jakarta pada Kamis, dikutip dari Antara.

Menteri Mu'ti menambahkan, hal ini sudah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto dan juga sudah terselesaikan serta sudah ada penggantinya.

Dalam kesempatan terpisah, Mensos Saifullah Yusuf menyampaikan, lebih dari 50.000 guru siap menggantikan guru Sekolah Rakyat yang mengundurkan diri setelah proses seleksi dan penempatan.

"Sudah banyak yang siap untuk menggantikannya, karena ada 50.000 lebih guru yang telah mengikuti proses pendidikan profesi guru yang belum mendapatkan penempatan," katanya.

Baca juga:Sekolah Rakyat Resmi Dibuka, Komisi VIII Minta Pemerintah Evaluasi Berkala
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya