LANGIT7.ID-, Jakarta - - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengatakan ada 140 dari 1.500 guru
Sekolah Rakyat mengundurkan diri. Santer isu bahwa alasannya adalah karena masalah upah atau insentif yang diterima. Namun hal ini dibantah
Menteri Dikdasmen Abdul Mu'ti.
Abdul Mu'ti mengatakan bahwa alasan para
guru Sekolah Rakyat mengundurkan diri karena domisili yang terlalu jauh.
"Kalau kemarin yang disampaikan itu sebagian karena domisilinya jauh. Kemudian yang kedua, ya mungkin ada alasan-alasan lain yang membuat mereka mengundurkan diri," kata Mendikdasmen Abdul Mu'ti usai kegiatan Rakornas Pembentukan Karakter Anak Bangsa melalui Efektivitas Penerapan Pendidikan Pancasila dan Pendidikan Agama pada Satuan Pendidikan RA, MI, MTs, MA/MAK di Jakarta pada Kamis, dikutip dari
Antara.
Menteri Mu'ti menambahkan, hal ini sudah dilaporkan kepada Presiden
Prabowo Subianto dan juga sudah terselesaikan serta sudah ada penggantinya.
Dalam kesempatan terpisah, Mensos
Saifullah Yusuf menyampaikan, lebih dari 50.000 guru siap menggantikan guru Sekolah Rakyat yang mengundurkan diri setelah proses seleksi dan penempatan.
"Sudah banyak yang siap untuk menggantikannya, karena ada 50.000 lebih guru yang telah mengikuti proses pendidikan profesi guru yang belum mendapatkan penempatan," katanya.
Baca juga: Sekolah Rakyat Resmi Dibuka, Komisi VIII Minta Pemerintah Evaluasi BerkalaIa juga mengatakan, guru yang mengundurkan diri karena mendapatkan penugasan yang jauh dari tempat tinggalnya.
"Ada 1.500 lebih yang dinyatakan lulus dan berkomitmen untuk mengajar di sekolah rakyat. Setelah penempatan sebagian diantaranya mengundurkan diri. Umumnya alasannya karena jauh dari tempat tinggalnya dan yang mengundurkan diri itu sekitar 160 dari 1.500 lebih," ungkap Gus Ipul di Jakarta, Selasa (29/7) lalu.
Berdasarkan data terakhir yang diterimanya, sebanyak 140 guru Sekolah Rakyat tercatat mengundurkan diri setelah melalui proses seleksi dan penempatan di berbagai titik.
Total lebih dari 1.500 guru yang telah ditempatkan di Sekolah Rakyat, sebanyak 140 diantaranya memilih mengundurkan diri dengan alasan utama jarak lokasi tugas yang terlalu jauh dari domisili.
Baca juga: Sekolah Rakyat Unesa Dimulai, Siswa Dapat Tawaran Beasiswa Kuliah(lsi)