Target Revitalisasi Sekolah Tahun Ini Bertambah, dari Semula 10.440 Menjadi 13.763 Sekolah
Lusi mahgriefie
Kamis, 07 Agustus 2025 - 09:10 WIB
Salah satu pelaksanaan revitalisasi sekolah di sebuah sekolah di Sulawesi Utara. Foto: radio digital Manado
Target pemerintah melakukan revitalisasi dan renovasi gedung sekolah tahun ini mengalami penambahan, yaitu sebesar 32,4 persen, dari yang semula menyasar 10.440 sekolah dan kini bertambah menjadi 13.763 sekolah.
"Kemendikdasmen melakukan revitalisasi dan renovasi gedung sekolah sebagai program prioritas Bapak Presiden. Dengan alokasi dana Rp16,9 triliun, tahun ini akan dilakukan revitalisasi dan renovasi 13.763 sekolah, meningkat 32,4 persen dari alokasi semula sebanyak 10.395 sekolah," kata Mendikdasmen Abdul Mu'ti, dalam kegiatan bertajuk Kado HUT RI dari Presiden untuk Guru di Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta, Rabu (7/8).
Mu'ti menegaskan program revitalisasi satuan pendidikan merupakan bagian dari pelaksanaan amanat konstitusi, khususnya dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa serta membangun manusia yang unggul sebagaimana tercantum dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
"Program revitalisasi sekarang juga mulai berlangsung dan diperkirakan menyerap 422.981 tenaga kerja di daerah," tambahnya.
Selain itu, kata Mendikdasmen, mulai tahun ini pihaknya juga melakukan program digitalisasi pendidikan melalui penyediaan Interactive Flat Panel atau IFP guna meningkatkan kualitas pembelajaran.
"Pemenuhan sarana dan prasarana merupakan upaya meningkatkan kualitas pendidikan secara eksternal," ujar dia.
Baca juga:Program Revitalisasi Sekolah Juga Mencakup SMK dan SLB
"Kemendikdasmen melakukan revitalisasi dan renovasi gedung sekolah sebagai program prioritas Bapak Presiden. Dengan alokasi dana Rp16,9 triliun, tahun ini akan dilakukan revitalisasi dan renovasi 13.763 sekolah, meningkat 32,4 persen dari alokasi semula sebanyak 10.395 sekolah," kata Mendikdasmen Abdul Mu'ti, dalam kegiatan bertajuk Kado HUT RI dari Presiden untuk Guru di Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta, Rabu (7/8).
Mu'ti menegaskan program revitalisasi satuan pendidikan merupakan bagian dari pelaksanaan amanat konstitusi, khususnya dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa serta membangun manusia yang unggul sebagaimana tercantum dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
"Program revitalisasi sekarang juga mulai berlangsung dan diperkirakan menyerap 422.981 tenaga kerja di daerah," tambahnya.
Selain itu, kata Mendikdasmen, mulai tahun ini pihaknya juga melakukan program digitalisasi pendidikan melalui penyediaan Interactive Flat Panel atau IFP guna meningkatkan kualitas pembelajaran.
"Pemenuhan sarana dan prasarana merupakan upaya meningkatkan kualitas pendidikan secara eksternal," ujar dia.
Baca juga:Program Revitalisasi Sekolah Juga Mencakup SMK dan SLB