LANGIT7.ID-, Jakarta - - Target pemerintah melakukan
revitalisasi dan renovasi gedung sekolah tahun ini mengalami penambahan, yaitu sebesar 32,4 persen, dari yang semula menyasar 10.440 sekolah dan kini bertambah menjadi 13.763 sekolah.
"
Kemendikdasmen melakukan revitalisasi dan renovasi gedung sekolah sebagai program prioritas Bapak Presiden. Dengan alokasi dana Rp16,9 triliun, tahun ini akan dilakukan revitalisasi dan renovasi 13.763 sekolah, meningkat 32,4 persen dari alokasi semula sebanyak 10.395 sekolah," kata
Mendikdasmen Abdul Mu'ti, dalam kegiatan bertajuk
Kado HUT RI dari Presiden untuk Guru di Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta, Rabu (7/8).
Mu'ti menegaskan program revitalisasi satuan pendidikan merupakan bagian dari pelaksanaan amanat konstitusi, khususnya dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa serta membangun manusia yang unggul sebagaimana tercantum dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia
Prabowo Subianto.
"Program revitalisasi sekarang juga mulai berlangsung dan diperkirakan menyerap 422.981 tenaga kerja di daerah," tambahnya.
Selain itu, kata Mendikdasmen, mulai tahun ini pihaknya juga melakukan program digitalisasi pendidikan melalui penyediaan Interactive Flat Panel atau IFP guna meningkatkan kualitas pembelajaran.
"Pemenuhan sarana dan prasarana merupakan upaya meningkatkan kualitas pendidikan secara eksternal," ujar dia.
Baca juga: Program Revitalisasi Sekolah Juga Mencakup SMK dan SLBSelain itu, disebutkan Abdul Mu'ti mengenai upaya peningkatan kualitas pendidikan juga dilakukan di sisi internal. Kemendikdasmen telah mengalokasikan dana sebesar Rp37,5 miliar bagi para guru, untuk menempuh jenjang pendidikan serata satu melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau atau RPL. Serta memberikan insentif bagi 12.500 guru.
Ada sebanyak 341.248
guru non-ASN bakal menerima bantuan berupa insentif sebesar Rp2,1 juta. "Sekarang ini, realisasi transfer sebesar Rp716 miliar sudah mencapai lebih dari 85 persen," ujar dia.
Lebih lanjut Mendikdasmen menambahkan, pemerintah juga bantuan subsidi upah (BSU) senilai Rp600 ribu per dua bulan untuk 253.407
guru PAUD non formal.
"Total BSU sebesar Rp125 miliar telah ditransfer langsung ke rekening masing-masing guru," kata Mendikdasmen.
Baca juga: Guru Non ASN & Guru PAUD Resmi Dapat Dana Bantuan Rp300 Ribu Per BulanProgram-program tersebut, kata Mendikdasmen, merupakan terobosan pemerintah untuk para guru. Dengan kado tersebut, para guru sebagai garda terdepan pendidikan diharapkan meningkatkan kinerja dan kompetensi guna meningkatkan kualitas pembelajaran, untuk kemajuan pendidikan dan pembentukan karakter bangsa.
(lsi)