home masjid

Kisah Kocak Abu Nawas: Ketika Baginda Raja Meminta Dibangunkan Istana di Awang-Awang

Kamis, 14 Agustus 2025 - 05:45 WIB
Abu Nawas tidak frontal dalam menolak raja. Ia menggunakan humor, ironi, dan simbol untuk mengkritik. Ilustrasi: Ist
LANGT7.ID-Suatu hari, istana Baghdad tampak agak sepi. Abu Nawas sudah beberapa pekan tidak terlihat batang hidungnya. Kata sang istri, ia sedang "bersarna" atau bersemadi spiritual, konon bersama seorang pendeta dan seorang ahli yoga. Entah di gua mana mereka bertapa, yang jelas keberadaannya misterius.

Padahal, di istana, Baginda Harun Al Rasyid sedang kalut. Beberapa raja sahabat baru saja memamerkan bangunan megah: ada istana dari kaca, menara dari emas, bahkan sumur anggur! Tak mau kalah pamor, Baginda ingin membangun sesuatu yang tidak masuk akal, sebuah istana di awang-awang.

"Abu Nawas harus segera pulang!" titah Baginda. Maka dikirimlah beberapa pengawal ke seluruh penjuru negeri. Tapi dasar nasib—baru saja pasukan pencari berangkat, Abu Nawas sudah pulang diam-diam dan langsung menghadap ke istana.

"Abu Nawas! Akhirnya kau datang!" seru Baginda, bahagia bukan main. Mereka pun tertawa-tawa, saling lempar cerita lucu, seperti dua sahabat lama.

Hingga tibalah saat serius. Dengan wajah berbinar, Baginda berkata, “Aku ingin membangun istana di langit. Istana yang membuat para raja iri bukan main. Apakah itu mungkin, wahai Abu Nawas?"

Baca juga: Kisah Kocak Abu Nawas tentang Kompetisi Mimpi Paling Indah

Abu Nawas, yang sudah terbiasa dengan pertanyaan-pertanyaan absurd, menjawab diplomatis, “Segala sesuatu mungkin saja, Paduka yang mulia…”
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya