La Ranch Glamping, Tawarkan Wisata Ala Indian dengan Fasilitas Hotel
Arif purniawan
Senin, 04 Oktober 2021 - 21:30 WIB
Suasana malam hari di La Ranch Glamping, berkemah di alam serasa menginap di hotel. (Foto : Instagram /@laranchglamping)
Kabupaten Pekalongan memiliki lokasi berkemah di alam, namun tetap nyaman, seperti layaknya menginap di sebuah hotel yakni wisata glamping berkonsep kampung indian.
Glamping merupakan singkatan dari glamorous camping. Lokasinya berada di Desa Limbangan, Kecamatan Karanganyar. Dari Kota Pekalongan, membutuhkan waktu sekita satu jam perjalanan untuk bisa sampai ke sana.
Destinasi wisata bernama La Ranch Glamping tersebut berada di satu jalur desa wisata Lolong, yang memiliki potensi agrowisata kebun durian dan rafting. Wisata glamping yang dibuka pada bulan Maret 2021 itu memiliki area yang cukup luas dan berada di balik bukit.
Di sana, wisatawan akan diajak merasakan seperti kehidupan Indian dan juga sehari menjadi seorang “cowboy”. Ada 12 tenda yang disewakan di sana, terdiri dari tenda indian dan cowboy, dengan sewa per malam masing-masing tenda Rp395 ribu.
Baca juga:Desa Wisata Cikolelet, Berwisata Sambil Belajar Kerajinan Tangan
Setiap tenda diisi 2 orang. Akan tetapi pengelola memberi toleransi maksimal 4 orang, untuk memfasilitasi keluarga.
Tenda indian memiliki spesifikasi tidak ada tiang di tengahnya sehingga lebih luas. Sementara untuk tenda cowboy, memiliki tiang di tengah, namun tetap berkelas. Sahabat Langit7 jangan khawatir bakal kepanasan tidur di dalam tenda.
Glamping merupakan singkatan dari glamorous camping. Lokasinya berada di Desa Limbangan, Kecamatan Karanganyar. Dari Kota Pekalongan, membutuhkan waktu sekita satu jam perjalanan untuk bisa sampai ke sana.
Destinasi wisata bernama La Ranch Glamping tersebut berada di satu jalur desa wisata Lolong, yang memiliki potensi agrowisata kebun durian dan rafting. Wisata glamping yang dibuka pada bulan Maret 2021 itu memiliki area yang cukup luas dan berada di balik bukit.
Di sana, wisatawan akan diajak merasakan seperti kehidupan Indian dan juga sehari menjadi seorang “cowboy”. Ada 12 tenda yang disewakan di sana, terdiri dari tenda indian dan cowboy, dengan sewa per malam masing-masing tenda Rp395 ribu.
Baca juga:Desa Wisata Cikolelet, Berwisata Sambil Belajar Kerajinan Tangan
Setiap tenda diisi 2 orang. Akan tetapi pengelola memberi toleransi maksimal 4 orang, untuk memfasilitasi keluarga.
Tenda indian memiliki spesifikasi tidak ada tiang di tengahnya sehingga lebih luas. Sementara untuk tenda cowboy, memiliki tiang di tengah, namun tetap berkelas. Sahabat Langit7 jangan khawatir bakal kepanasan tidur di dalam tenda.