Sinergi Temu Komunitas Nasional Kemendikdasmen Perkuat Pendidikan Karakter
Lusi mahgriefie
Selasa, 26 Agustus 2025 - 10:05 WIB
Sinergi Temu Komunitas Nasional Kemendikdasmen Perkuat Pendidikan Karakter
Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyelenggarakan acara "Sinergi Temu Komunitas Nasional untuk Penguatan Pendidikan Karakter" yang bertujuan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak.
Acara yang digelar di Jakarta ini dihadiri oleh 50 perwakilan organisasi dari lintas agama, profesi, dan komunitas.
Kepala Puspeka, Rusprita Putri Utami menyampaikan bahwa penguatan karakter merupakan cita-cita besar untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Menurutnya, cita-cita ini membutuhkan dukungan dari Catur Pusat Pendidikan, yaitu keluarga, satuan pendidikan, masyarakat, dan media. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dan gotong royong dengan berbagai pihak untuk mengeskalasi inisiatif dan praktik baik yang telah dilakukan oleh komunitas.
Baca juga: Abdul Mu'ti Dilantik sebagai Pendekar Kehormatan Tapak Suci: Sinergi Pendidikan Karakter dan Bela Diri
Senada dengan itu, Staf Khusus Mendikdasmen Bidang Pembelajaran dan Sekolah Unggul, Arif Jamali, yang secara resmi membuka acara, menegaskan bahwa pendidikan karakter adalah sebuah "perjuangan panjang dan jalan sunyi" yang tidak bisa dilakukan sendiri oleh kementerian.
"Menciptakan anak-anak yang berkarakter, diperlukan kolaborasi dan partisipasi aktif dari berbagai pihak," ujar Arif Jamali, dikutip Selasa (26/8/2025).
Acara yang digelar di Jakarta ini dihadiri oleh 50 perwakilan organisasi dari lintas agama, profesi, dan komunitas.
Kepala Puspeka, Rusprita Putri Utami menyampaikan bahwa penguatan karakter merupakan cita-cita besar untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Menurutnya, cita-cita ini membutuhkan dukungan dari Catur Pusat Pendidikan, yaitu keluarga, satuan pendidikan, masyarakat, dan media. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dan gotong royong dengan berbagai pihak untuk mengeskalasi inisiatif dan praktik baik yang telah dilakukan oleh komunitas.
Baca juga: Abdul Mu'ti Dilantik sebagai Pendekar Kehormatan Tapak Suci: Sinergi Pendidikan Karakter dan Bela Diri
Senada dengan itu, Staf Khusus Mendikdasmen Bidang Pembelajaran dan Sekolah Unggul, Arif Jamali, yang secara resmi membuka acara, menegaskan bahwa pendidikan karakter adalah sebuah "perjuangan panjang dan jalan sunyi" yang tidak bisa dilakukan sendiri oleh kementerian.
"Menciptakan anak-anak yang berkarakter, diperlukan kolaborasi dan partisipasi aktif dari berbagai pihak," ujar Arif Jamali, dikutip Selasa (26/8/2025).