Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 13 Maret 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Abdul Mu'ti Dilantik sebagai Pendekar Kehormatan Tapak Suci: Sinergi Pendidikan Karakter dan Bela Diri

lusi mahgriefie Sabtu, 02 Agustus 2025 - 19:38 WIB
Abdul Mu'ti Dilantik sebagai Pendekar Kehormatan Tapak Suci: Sinergi Pendidikan Karakter dan Bela Diri
Mendikdasmen Abdul Muti (kedua dari kiri) resmi dikukuhkan sebagai Pendekar Kepala Kehormatan Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Foto: dok.Kemendikdasmen
LANGIT7.ID-, Jakarta - - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti resmi dikukuhkan sebagai Pendekar Kepala Kehormatan Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Pengukuhan ini menjadi penanda penting bahwa perjuangan dakwah Muhammadiyah dalam membentuk generasi berkarakter terus mendapat penguatan dari tokoh-tokoh strategis, termasuk di jajaran pemerintahan.

Pelantikan tersebut berlangsung di acara pembukaan Kejuaraan Dunia (kejurdun) Tapak Suci ke-2 tahun 2025, di Universitas Brawijaya, Malang, Jumat (1/8).

Menteri Mu'ti mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa pengukuhan ini merupakan tanggung jawab besar untuk terus memperkuat peran pendidikan dalam membentuk generasi yang tangguh, tidak hanya dalam aspek intelektual, tetapi juga spiritual dan moral.

"Kejuaraan dunia ini menjadi bukti nyata kontribusi Tapak Suci dalam membangun generasi Indonesia yang kuat dan hebat. Tapak Suci bukan hanya olahraga, tapi juga media pembentukan karakter-olah pikir, olah rasa, dan olah hati. Tapak Suci bukan hanya milik Muhammadiyah, tapi juga Indonesia dan dunia," tegasnya.

Abdul Mu'ti Dilantik sebagai Pendekar Kehormatan Tapak Suci: Sinergi Pendidikan Karakter dan Bela Diri

Baca juga: Menteri Abdul Mu'ti Terima Penghargaan 75 Tokoh Pamomong Jawa Tengah, Atas Kontribusi Dorong Transformasi Pendidikan

Pengukuhan ini merujuk pada Surat Keputusan yang dikeluarkan oleh Pimpinan Pusat Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Naskah keputusan tersebut dibacakan langsung oleh Sekretaris Umum PP Tapak Suci, Pendekar Besar H. A. Fanan Hasanudin, PBr.

Prosesi pengukuhan dipimpin oleh Ketua Umum PP Tapak Suci, Afnan Hadi, yang secara resmi menetapkan Abdul Mu'ti sebagai Pendekar Kepala Kehormatan.

Dalam kesempatan yang sama, lima tokoh Muhammadiyah turut dikukuhkan sebagai Pendekar Madya Kehormatan yaitu Hajrianto Y. Thohari, Yendra Fahmi, Danang Witaksono, Muhammad Ikhwan Ahada, dan Zakir Jamaluddin.

"Dengan iman dan akhlak, kita menjadi kuat. Tanpa iman dan akhlak, kita menjadi lemah," ujar Mentri Mu'ti, menyerukan prinsip dasar perguruan seraya menutup sambutannya.

Abdul Mu'ti Dilantik sebagai Pendekar Kehormatan Tapak Suci: Sinergi Pendidikan Karakter dan Bela Diri

Acara pengukuhan berlangsung khidmat dan meriah, disaksikan oleh tokoh-tokoh Muhammadiyah nasional dan daerah, termasuk mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah sekaligus pendekar Tapak Suci, Muhadjir Effendy; Duta Besar RI untuk Tunisia; Rektor Universitas Brawijaya, Widodo; serta jajaran pimpinan Tapak Suci dari seluruh Indonesia

Tapak Suci melalui momen pengukuhan ini kembali menegaskan seni bela diri bukan sekadar warisan tradisi, tetapi sebagai sarana perjuangan dakwah dan pendidikan berkemajuan.

Kehadiran Mentri Abdul Mu'ti sebagai pendekar kehormatan, Tapak Suci tidak hanya memperkuat barisan keilmuannya, tetapi juga memperluas cakupan dakwahnya di ruang-ruang strategis kenegaraan.

(lsi)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 13 Maret 2026
Imsak
04:33
Shubuh
04:43
Dhuhur
12:06
Ashar
15:11
Maghrib
18:10
Isya
19:18
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)