Donald Trump Resmi Ubah Nama Departemen Pertahanan AS Menjadi Departemen Perang
Lusi mahgriefie
Senin, 08 September 2025 - 10:41 WIB
Donald Trump Resmi Ubah Nama Departemen Pertahanan AS Menjadi Departemen Perang
Presiden Amerika SerikatDonald Trump telah menandatangani perintah eksekutif untuk mengubah nama Departemen Pertahanan menjadi Departemen Perang, kemballi ke nama lama badan tersebut. Seakan ingin mengulan kejayaan Amerika Serikat di masa itu, yang selalu memenangkan peperangan.
Langkah tersebut merupakan salah satu dari beberapa inisiatif yang dipelopori pemerintahan Trump, sebagai bagian dari kampanye "etos prajurit" diPentagon.
Seorang pejabat Gedung Putih mengonfirmasi kepada foxnews.com bahwa Trump meluncurkan perubahan nama tersebut pada hari Jumat (5/9), dikutip Senin (8/9/2025). Perintah eksekutif tersebut menyerukan penggunaan Departemen Perang sebagai gantinya Departemen Pertahanan. Dengan demikian, sebutan untuk pemimpin departemen tersebut berubah menjadi "menteri perang", bukan lagi "menteri pertahanan".
Perintah tersebut juga menginstruksikan Menteri Pertahanan Pete Hegseth untuk mengusulkan tindakan legislatif dan eksekutif, untuk menjadikan nama tersebut secara permanen sebagai Departemen Perang AS.
Menyusul keputusan penggantian nama departemen, secara otomatis dilakukan modifikasi pada situs web publik dan papan nama kantor di Pentagon, termasuk penggantian nama ruang pengarahan urusan publik menjadi "Pentagon War Annex," menurut seorang pejabat Gedung Putih. Proyek jangka panjang lainnya juga sedang dikerjakan, kata pejabat tersebut.
Baca juga:Ratusan Eks Pejabat Israel Desak Donald Trump untuk Bantu Akhiri Perang Gaza
"Semua orang senang bahwa kita memiliki sejarah kemenangan yang luar biasa ketika masih Departemen Perang," kata Trump kepada wartawan pada 25 Agustus lalu. "Lalu kita mengubahnya menjadi Departemen Pertahanan."
Langkah tersebut merupakan salah satu dari beberapa inisiatif yang dipelopori pemerintahan Trump, sebagai bagian dari kampanye "etos prajurit" diPentagon.
Seorang pejabat Gedung Putih mengonfirmasi kepada foxnews.com bahwa Trump meluncurkan perubahan nama tersebut pada hari Jumat (5/9), dikutip Senin (8/9/2025). Perintah eksekutif tersebut menyerukan penggunaan Departemen Perang sebagai gantinya Departemen Pertahanan. Dengan demikian, sebutan untuk pemimpin departemen tersebut berubah menjadi "menteri perang", bukan lagi "menteri pertahanan".
Perintah tersebut juga menginstruksikan Menteri Pertahanan Pete Hegseth untuk mengusulkan tindakan legislatif dan eksekutif, untuk menjadikan nama tersebut secara permanen sebagai Departemen Perang AS.
Menyusul keputusan penggantian nama departemen, secara otomatis dilakukan modifikasi pada situs web publik dan papan nama kantor di Pentagon, termasuk penggantian nama ruang pengarahan urusan publik menjadi "Pentagon War Annex," menurut seorang pejabat Gedung Putih. Proyek jangka panjang lainnya juga sedang dikerjakan, kata pejabat tersebut.
Baca juga:Ratusan Eks Pejabat Israel Desak Donald Trump untuk Bantu Akhiri Perang Gaza
"Semua orang senang bahwa kita memiliki sejarah kemenangan yang luar biasa ketika masih Departemen Perang," kata Trump kepada wartawan pada 25 Agustus lalu. "Lalu kita mengubahnya menjadi Departemen Pertahanan."