Gus Baha Beri Catatan pada Tafsir Kemenag, Mulai dari Kesalahan Harakat hingga Substansi
Esti setiyowati
Senin, 08 September 2025 - 21:42 WIB
Gus Baha Koreksi Tafsir Kemenag, Mulai dari Kesalahan Harakat hingga Substansi. Foto: Kemenag.
Ulama kharismatik asal Rembang, KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau akrab disapa Gus Baha, memberikan catatan, masukan, sekaligus koreksi pada ‘Al-Qur’an dan Tafsirnya’ terbitan Kementerian Agama (Kemenag).
Diketahui, Gus Baha merupakan salah satu anggota tim pakar penyempurnaan ‘Al-Qur’an dan Tafsirnya’.
Baca juga: Profil Ustadz Adi Hidayat dan Gus Baha: Dua Ulama dengan Pikiran yang Menerangi Umat
“Catatan saya bukan hanya soal kesalahan penulisan atau harakat, tetapi juga menyangkut substansi yang tidak boleh diabaikan,” ujar Gus Baha pada tim Sekretariat Penyempurnaan Tafsir Kemenag di Pesantren Damaran, Kudus, Jawa Tengah pada Jumat (5/9/2025).
'Al-Qur’an dan Tafsirnya' terbitan Kemenag terdiri dari 11 jilid, dengan satu jilid pendahuluan.
Gus Baha menelaah secara detail jilid pertama yang mencakup 519 halaman, dari surah Al-Baqarah hingga Ali Imran ayat 91.
Salah satu poin penting yang dikoreksi Gus Baha adalah keberadaan pendapat Yusuf Ali yang menolak konsep naskh-mansukh dalam Al-Qur’an.
Diketahui, Gus Baha merupakan salah satu anggota tim pakar penyempurnaan ‘Al-Qur’an dan Tafsirnya’.
Baca juga: Profil Ustadz Adi Hidayat dan Gus Baha: Dua Ulama dengan Pikiran yang Menerangi Umat
“Catatan saya bukan hanya soal kesalahan penulisan atau harakat, tetapi juga menyangkut substansi yang tidak boleh diabaikan,” ujar Gus Baha pada tim Sekretariat Penyempurnaan Tafsir Kemenag di Pesantren Damaran, Kudus, Jawa Tengah pada Jumat (5/9/2025).
'Al-Qur’an dan Tafsirnya' terbitan Kemenag terdiri dari 11 jilid, dengan satu jilid pendahuluan.
Gus Baha menelaah secara detail jilid pertama yang mencakup 519 halaman, dari surah Al-Baqarah hingga Ali Imran ayat 91.
Salah satu poin penting yang dikoreksi Gus Baha adalah keberadaan pendapat Yusuf Ali yang menolak konsep naskh-mansukh dalam Al-Qur’an.