Pertama Kali, Kemendikdasmen Gelar Pelatihan Baca Alquran dengan Bahasa Isyarat
Lusi mahgriefie
Sabtu, 27 September 2025 - 07:00 WIB
Mendikdasmen Abdul Muti hadiri kegiatan Pelatihan Pengajar Alquran Isyarat di Jakarta
Untuk pertama kalinya, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melaksanakan kegiatan Pelatihan Pengajar (ToT) Alquran Isyarat. Hal ini merupakan perwujudan komitmen pemerintah untuk memberikan Pendidikan Bermutu untuk Semua.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, menyapaikan bahwa kegiatan ini merupakan kali pertama Kemendikdasmen melaksanakan kegiatan pelatihan membaca Alquran dengan bahasa isyarat. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sebuah inisiatif dari Kemendikdasmen yang perlu untuk terus ditingkatkan.
"Ini sebuah inisiatif yang perlu untuk terus kita tingkatkan sebagai bukti dan komitmen kita untuk memberikan layanan pendidikan yang bermutu untuk semua. Pendidikan yang kita berikan untuk anak-anak kebutuhan khusus adalah bagian dari upaya kita, untuk mencerdaskan bangsa dan memberikan hak konstitusional mereka sebagai warga negara," jelas Mendikdasmen Abdul Mu'ti saat penutupan kegiatan di Aula Masjid Baitut Tholibin Kemendikdasmen, dikutip Sabtu (27/9/2025).
Baca juga: Kemendikdasmen dan Universitas di Thailand Gelar Budidaya Urban Farming untuk Guru dan Komunitas Lokal
Kegiatan ini telah dilangsungkan selama dua hari mulai tanggal 23 September hingga 24 September 2025, yang diikuti oleh 31 Guru beserta murid Sekolah Luar Biasa (SLB) yang ada di Jakarta.
Kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara rutin, tentunya dengan adanya sertifikat kompetensi, karena khusus untuk Pengajar Bahasa Isyarat Alquran merupakan bidang keahlian baru.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, menyapaikan bahwa kegiatan ini merupakan kali pertama Kemendikdasmen melaksanakan kegiatan pelatihan membaca Alquran dengan bahasa isyarat. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sebuah inisiatif dari Kemendikdasmen yang perlu untuk terus ditingkatkan.
"Ini sebuah inisiatif yang perlu untuk terus kita tingkatkan sebagai bukti dan komitmen kita untuk memberikan layanan pendidikan yang bermutu untuk semua. Pendidikan yang kita berikan untuk anak-anak kebutuhan khusus adalah bagian dari upaya kita, untuk mencerdaskan bangsa dan memberikan hak konstitusional mereka sebagai warga negara," jelas Mendikdasmen Abdul Mu'ti saat penutupan kegiatan di Aula Masjid Baitut Tholibin Kemendikdasmen, dikutip Sabtu (27/9/2025).
Baca juga: Kemendikdasmen dan Universitas di Thailand Gelar Budidaya Urban Farming untuk Guru dan Komunitas Lokal
Kegiatan ini telah dilangsungkan selama dua hari mulai tanggal 23 September hingga 24 September 2025, yang diikuti oleh 31 Guru beserta murid Sekolah Luar Biasa (SLB) yang ada di Jakarta.
Kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara rutin, tentunya dengan adanya sertifikat kompetensi, karena khusus untuk Pengajar Bahasa Isyarat Alquran merupakan bidang keahlian baru.