home global news

Ekonomi Syariah Indonesia Kian Perkasa, Airlangga: Siap Jadi Nomor Satu Dunia

Kamis, 09 Oktober 2025 - 16:14 WIB
Ekonomi Syariah Indonesia Kian Perkasa, Airlangga: Siap Jadi Nomor Satu Dunia
LANGIT7.ID–Jakarta;Indonesia semakin mantap menapaki jalannya sebagai kekuatan utama ekonomi syariah dunia. Setelah menempati posisi ketiga global dalam State of the Global Islamic Economy Report, pemerintah optimistis Indonesia akan segera menyalip posisi dua negara di atasnya dan menjadi nomor satu dalam ekonomi syariah dunia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, potensi Indonesia untuk memimpin ekonomi syariah global sangat besar, terutama karena dukungan sumber daya, populasi muslim terbesar di dunia, serta sistem ekonomi yang berbasis pada nilai keadilan dan keberlanjutan.

“Di sektor pakaian misalnya, demand atau kebutuhan akan pakaian muslim konsumsinya sebesar USD20 miliar atau sekitar Rp289 triliun. Kemudian, di industri makanan-minuman ini Indonesia satu-satunya negara yang menjalankan syariah full compliance karena kalau di Indonesia yang halal wajib. Nah, ekonomi industri makanan-minuman termasuk produksi dan seluruh value chain, nilainya adalah USD109 miliar atau Rp1000 triliun. Jadi kalau ini kita terus dorong syariah compliance, maka dalam waktu tidak lama dari nomor tiga, kita bisa menyalip ke nomor satu. Ini menjadi PR kita bersama,” tutur Airlangga dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (9/10/2025).

Tren Positif Menuju Kepemimpinan Global

Optimisme tersebut bukan tanpa dasar. Kinerja ekonomi syariah nasional terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Pangsa usaha syariah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) terus meningkat, produk halal tersertifikasi melonjak pesat, ekspor halal makin kompetitif, dan aset keuangan syariah nasional telah menembus Rp10 ribu triliun pada 2025.

Pemerintah menjadikan ekonomi syariah sebagai prioritas nasional yang dituangkan dalam RPJPN 2025–2045. Fokusnya meliputi penguatan lembaga keuangan syariah, optimalisasi dana sosial Islam untuk pengentasan kemiskinan, penguatan industri halal dan UMKM, serta pembentukan regulasi yang kokoh.

“Pemerintah menempatkan ekonomi syariah sebagai salah satu prioritas nasional dalam RPJPN 2025-2045. Fokusnya adalah memperkuat peran keuangan syariah, mengoptimalkan dana sosial syariah untuk pengentasan kemiskinan, memperkuat industri halal dan UMKM, serta membangun regulasi dan kelembagaan yang lebih kokoh,” jelas Menko Airlangga.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya