home global news

Hamas dan Israel Bebaskan Tawanan Masing-masing sebagai Bagian Kesepakatan Damai

Selasa, 14 Oktober 2025 - 07:05 WIB
sumber: voa
Hamas telah membebaskan 20 tawanan hidup yang ditahannya di Jalur Gaza. Sementara Israel sedang melakukan pembebasan sekira 2.000 tahanan Palestina. Hal ini dilakukan kedua belah pihak sebagai pelaksanaan ketentuan-ketentuan dalam kesepakatan gencatan senjata.

Sorak-sorai bergemuruh di Israel pada Senin (13/10) pagi, ketika saluran-saluran televisi mengumumkan bahwa kelompok pertama yang terdiri dari tujuh tawanan telah diserahkan kepada Komite Palang Merah Internasional (ICRC). Melansir Al Jazeera, Selasa (14/10/2025).

Militer Israel kemudian mengonfirmasi bahwa 13 tawanan lainnya yang diambil dari Israel pada 7 Oktober 2023, yang telah ditahan di Gaza selama lebih dari dua tahun, juga telah dipindahkan.

Sementara itu, persiapan pembebasan tahanan Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel terus berlanjut, dengan bus-bus terlihat di luar penjara militer Ofer, di Tepi Barat yang diduduki, tempat banyak tahanan Palestina yang akan dibebaskan ditahan.

Baca juga:Donald Trump Bangga Umumkan Kesepakatan Gencatan Senjata Israel dan Hamas

Juru bicara kantor Perdana Menteri BBenjamin Netanyahuenjamin Netanyahu mengatakan, para tahanan akan dibebaskan setelah Israel menerima konfirmasi bahwa semua tawanan yang masih hidup berada di wilayah Israel.

Kementerian Luar Negeri Israel, dalam sebuah unggahan di X, mengidentifikasi para tawanan yang dibebaskan dalam kelompok pertama sebagai Guy Gilboa Dalal (24), Eitan Mor (25), Matan Angrest (22), Alon Ohel (24), Gali dan Ziv Berman (28), serta Omri Miran (48).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya