home global news

Tokoh Pro-Palestina Lagi-lagi Ditangkap di AS, Kali Ini Sami Hamdi Jurnalis Asal Inggris

Selasa, 28 Oktober 2025 - 11:13 WIB
Sami Hamdi, jurnalis dan komentator media asal Inggris telah ditangkap oleh Badan Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) AS. Sumber: bbc.com
Sami Hamdi, seorang jurnalis dan komentator media asal Inggris telah ditangkap oleh Badan Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) Amerika Serikat. Ia termasuk salah satu kritikus vokal terhadap Israel.

Saat dalam tur pidato di AS pada akhir pekan, Hamdi ditahan oleh petugas ICE dan visanya dicabut. Juru bicara Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS), Tricia McLaughlin, mengumumkan pada X pada hari Minggu. Hamdi berada dalam tahanan ICE sambil menunggu pemecatannya dari negara tersebut, tambahnya.

Departemen Luar Negeri dan DHS menuduh Hamdi mendukung terorisme dan menimbulkan ancaman terhadap keamanan nasional, sementara kelompok advokasi Muslim berpendapat bahwa dia menjadi sasaran politik karena melanggar hak kebebasan berpendapat.

"Kami telah mengatakannya sebelumnya, kami akan mengatakannya lagi: Amerika Serikat tidak berkewajiban menerima orang asing yang mendukung terorisme dan secara aktif melemahkan keselamatan warga Amerika," kata Departemen Luar Negeri AS di X dalam sebuah postingan tentang penahanan Hamdi.

Baca juga:Israel Tolak Kehadiran Pasukan Turki di Gaza dalam Rencana Perdamaian AS

Departemen tersebut menambahkan bahwa mereka akan terus mencabut visa orang-orang yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Baik DHS, ICE, maupun Departemen Luar Negeri tidak menjawab permintaan BBC untuk memberikan bukti dugaan dukungan Hamdi terhadap terorisme.

Hamdi ditahan di Bandara Internasional San Francisco pada Minggu (26/10), karena kritiknya terhadap genosida Israel di Gaza. Hal ini dikatakan oleh Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR), sebuah organisasi advokasi dan hak-hak sipil Muslim.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya