home global news

Meski Ada Gencatan Senjata, Dapur Umum di Gaza Masih Kesulitan Bahan Pokok

Senin, 24 November 2025 - 13:03 WIB
sumber: bbc.com
Gencatan senjata yang terjadi di Gaza yang dimulai enam minggu lalu memberi sedikit perubahan terhadap kondisi di sana. Dalam hal makanan, kali ini sudah benyak makanan yang diizinkan masuk namun untuk bahan pokok masih mengalami kesulitan.

American Near East Refugee Aid (Anera) membuka dapur komunitas di al-Zawayda diGaza tengah setelah gencatan senjata diberlakukan. Organisasi kemanusiaan AS ini memiliki dapur lain di al-Mawasi di selatan Jalur Gaza.

Apa yang disiapkan di sini bukan sekadar makan siang, melainkan penyelamat.

Dua bulan setelah blokade Israel yang mencegah masuknya semua makanan dan barang lainnya, stok menipis. Namun sekarang, dengan lebih banyak makanan yang diizinkan masuk, situasinya telah membaik. Setiap hari, Anera menyediakan makanan hangat untuk lebih dari 20.000 orang.

"Sebelumnya, kami telah beralih menggunakan 15 panci, dan kini kami meningkatkannya menjadi 120 panci per hari, menargetkan lebih dari 30 kamp pengungsi internal," kata ketua tim, Sami Matar melansir bbc.com, Senin (24/11/2025). "Kami melayani lebih dari 4.000 keluarga, dibandingkan dengan hanya 900 keluarga enam bulan lalu," lanjutnya.



Baca juga:
Israel Kembali Berlakukan Gencatan Senjata di Gaza Usai Serangan Balasan Menewaskan 100 Warga
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya