home edukasi & pesantren

Berawal dari Ngaji Kampung, Lembaga Tahfiz Ini Makin Berkembang

Sabtu, 09 Oktober 2021 - 10:45 WIB
Berawal dari ngaji kampung, lembaga tahfiz ini makin berkembang. (Foto: ACT).
Berawal dari ngaji ala kampung, lembaga tahfiz Quran di Kampung Tanjung Manggis, Kubu Raya, semakin berkembang. Awal hanya ada empat santri, kini menjadi 30-an orang.

Mereka semua mengaji dan mendalami Al Quran di Lembaga Pendidikan Tahfizhul Quran (LPTQ) Nurul Iman. Sayangnya tempat pendidikan agama yang berada di Kampung Tanjung Manggis, Desa Sungai Asam, Kecamatan Sungai Raya ini belum memiliki fasilitas memadai.

LPTQ yang didirikan tahun 1998 masih menggunakan bangunan lama yang sudah direnovasi sebagian. Sementara Al-Quran yang saban hari digunakan para santri, jumlahnya kurang dan banyak yang sudah rusak. Padahal kebutuhan semakin besar.

Baca Juga: Setelah Gowa, Mamuju Juga Targetkan Pondok Tahfiz Qur'an di Setiap Desa

"Awalnya ngaji ala kampung biasa saja, alhamdulillah sekarang sudah menjadi lembaga pesantren tahfiz," kata Ustaz Syahroni Ketua LPTQ Nurul Iman, melansir laman ACT.

Menyikapi masalah tersebut, tim ACT Kalimantan Barat memberikan mushaf Quran wakaf untuk LPTQ agar memberikan semangat kepada para santri penghafal Al Quran.

"Dengan memuliakan dan mendukung para penghafal Al-Quran, insyaallah para dermawan yang turut serta dalam program ini mendapat kebaikan, baik di dunia maupun di akhirat kelak," kata perwakilan tim ACT, Nircho Dwi Anggoro.
(bal)
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
pesantren tahfidz tahfiz qur'an mengaji
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya