home global news

Kiai Muda Jatim Tolak Said Aqil 3 Periode, Ini Alasannya

Ahad, 10 Oktober 2021 - 12:35 WIB
Para kiai muda yang tergabung dalam Ikatan Gus Gus Indonesia (IGGI) menolak dengan tegas Ketua Umum PBNU bisa mencalonkan diri atau menjabat selama tiga periode. Foto: Istimewa
Para kiai muda yang tergabung dalam Ikatan Gus Gus Indonesia (IGGI) menolak dengan tegas Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bisa mencalonkan diri atau menjabat selama tiga periode. Hal itu disampaikan Ketua IGGI, Ahmad Fahrur Rozi alias Gus Fahrur yang juga merupakan Wakil Ketua PWNU Jawa Timur.

"Sudah saatnya yang muda memimpin, proses kaderisasi organisasi harus berjalan dengan regenerasi kepemimpinan agar NU terus maju seiring perkembangan zaman," kata Gus Fahrur dalam keterangannya, Jumat (8/10/2021).

Baca Juga:KH Said Aqil Tak Keberatan Maju Calon Ketum PBNU Ketiga Kalinya

Dalam mewujudkan hal itu, kata Gus Fahrur, Ketum PBNU terdahulu haruslah sadar bahwa masa kepemimpinannya terbatas. Menurut pengasuh Ponpes Annur Bululawang Malang ini, masa kepemimpinan dua periode sudah cukup bagi seorang tokoh NU.

"IGGI berharap tampil pemimpin baru dari generasi muda yang membawa semangat perubahan, aktif, energik, penuh spirit, kreatif, visioner, pekerja keras, serta mempunyai nilai positif bagi kemajuan bangsa dan kesatuan NKRI," ujarnya.

Ia mengatakan pembatasan masa khidmah atau pengabdian ketua umum juga telah dituangkan Pengurus Wilayah NU Jawa Timur dalam Keputusan Muskerwil ke-1, 29-30 November 2019 di Ponpes Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo.

Baca Juga:Pembahasan Muktamar Ke-34 PBNU Alot, Begini Ceritanya
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
nahdlatul ulama jawa timur pbnu muktamar nu said aqil siroj
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya