Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home global news detail berita

Pembahasan Muktamar Ke-34 PBNU Alot, Begini Ceritanya

ahmad zuhdi Senin, 27 September 2021 - 20:30 WIB
Pembahasan Muktamar Ke-34 PBNU Alot, Begini Ceritanya
Bendera dengan Lambang NU (ilustrasi) Foto: Istimewa
LANGIT7.ID, Jakarta - Muktamar Ke-34 Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tetap dilaksanakan pada 23-25 Desember 2021 mendatang di Lampung. Hal itu disampaikan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj.

Penentuan agenda Muktamar di akhir tahun ini sebenarnya cukup mengalami pembahasan yang alot. Meski terlihat serius, namun sesekali pembahasan waktu Muktamar ini dilengkapi dengan humor, salah satunya dari Rais Syuriyah PBNU, KH Ahmad Ishomuddin.

Baca Juga: Survei Calon Ketum PBNU, Ada Nama Ustadz Abdul Somad

Saat memimpin sidang pleno, dia menyampaikan unek-uneknya soal polemik tersebut. “Agar tidak lagi terjadi perselisihan, saya tadinya mau mengusulkan pelaksanaan Muktamar NU di tanggal 30 Desember 2021 sampai tanggal 1 Januari 2022,” ujarnya berkelakar, seperti dikutip laman resmi PBNU, Senin (27/9/2021).

Dia mengaku, sebelum perhelatan Musyawarah Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama 2021 pada 25-26 September 2021 di Jakarta, polemik waktu pelaksanaan Muktamar NU terus mencuat. Sejumlah pengurus wilayah NU (PWNU) menghendaki pelaksanaan Muktamar pada tahun 2021 ini, sedangkan yang lain mengusulkan tahun 2022 karena pandemi Covid-19 yang belum bisa diprediksi.

Setelah melalui pembahasan yang cukup panjang, keputusan mengambil opsi pada tanggal 23-25 akhirnya disepakati seluruh musyawirin. Keputusan tersebut diambil atas musyawarah Ketua Umum PBNU bersama Rais 'Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Katib Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf, dan Sekretaris Jenderal PBNU H Ahmad Helmy Faishal Zaini.

Baca Juga: Festival Ekonomi Syariah Regional Jawa Berlangsung di Surabaya

"Bismillahirrahmanirrahim. Demi menjaga martabat Nahdlatul Ulama dan keberlangsungan Munas dan Konbes ini secara tenang, damai, dan teduh, tadi saya mengambil prakarsa untuk bermusyawarah bersama Hadratus Syeikh Rais ‘Aam, Katib ‘Aam, dan Sekjen", kata Kiai Said.

"Dan alhamdulillah kami bersepakat dan memutuskan bahwa pelaksanaan Muktamar NU ke-34 akan diselenggarakan pada tanggal 23-25 Desember 2021. Dengan catatan bahwa penyelenggaraan seluruh kegiatan Muktamar akan mematuhi protokol kesehatan dan mendapatkan persetujuan satgas Covid-19 baik di tingkat nasional maupun di tingkat daerah," imbuhnya.

Sebelumnya, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dalam Khutbah Iftitahnya memohon maaf kepada seluruh pengurus NU di semua tingkatan dan warga NU atas keterlambatan PBNU dalam menjalankan agenda Munas-Konbes dan Muktamar akibat pandemi Covid-19.

“Dengan tulus ikhlas, atas nama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, saya mohon maaf sebesar-besarnya, kepada seluruh jajaran kepengurusan Nahdlatul Ulama di seluruh tingkatan, atas keterlambatan PBNU di masa pandemi Covid-19 ini dalam menjalankan organisasi sehingga belum bisa menjalankan Muktamar Ke-34 pada bulan Oktober 2021 sebagaimana keputusan Konferensi Besar yang dilaksanakan pada tahun 2020,” katanya.

Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Kasus COVID-19 Pemerintah Minta Percepatan Vaksinasi Lansia

Ia menyampaikan bahwa Munas Alim Ulama dan Konbes NU yang saat ini dilaksanakan adalah sebagai bagian dari upaya untuk membuat keputusan yang pasti tentang jadwal pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama ke-34. Selain itu, penyelenggaraan Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2021 ini dilaksanakan sebagai media bagi seluruh pengurus wilayah Nahdlatul Ulama untuk menyampaikan aspirasi dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama di wilayah masing-masing.

“Kita sering mendengar kaidah yang berbunyi antara lain hanya karena dharar (bahaya) yang belum jelas, belum nyata, akhirnya kita menarik dharar yang nyata,” kata Pengasuh Pondok Pesantren Miftachussunnah, Surabaya, Jawa Timur itu.

Ketua Umum MUI tersebut mengakui, manakala belum ada yang tuntas, itu keterbatasan atau keteledoran dari pengurus. Selain itu, Covid-19 juga masih menjadi pandemi, sehingga agenda-agenda nasional yang melibatkan banyak orang juga terhambat. Ia bersyukur hari ini Covid-19 mengalami penurunan dan memungkinkan untuk diadakan Muktamar.

“Mari dengan tuma’ninah nawaitu berkhidmat dan dengan memohon ridha Allah swt amanah ini kita jalankan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Baca Juga:

Video Viral Remaja Masjid Jadi Pramugara yang Layani Jamaah

Nabi SAW Anjurkan Tutup Wadah Makanan Minuman meski Gunakan Sepotong Ranting


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)