LANGIT7.ID, Jakarta - Rasulullah SAW menaruh perhatian penting dalam segala aspek kehidupan tak terkecuali urusan wadah makanan dan minuman. Di antara bentuk sunnah yang diajarkan Nabi salah satunya wajib menutup menutup makanan atau minuman di atas meja makan.
Terutama saat malam tiba, akan banyak binatang kecil atau kuman yang berpotensi menghinggapi makanan ataupun minuman. Untuk itu, Nabi memperingatkan ummatnya agar tidak membiarkan wadah air atau makanan dibiarkan terbuka.
Baca Juga: Amalan saat Hujan dan Angin Kencang, Waspadai Cuaca EkstremSetiap muslimin diperintahkan untuk menutup makanan dan minuman walaupun dengan sepotong ranting. Semua itu semata-mata diperintahkan bukan tanpa alasan. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda:
غَطُّوا الإِنَاءَ، وَأَوْكُوا السِّقَاءَ، فَإنَّ فِي السَّنَةِ لَيْلَةً يَنْزِلُ فِيهَا وَبَاءٌ، لاَ يَمُرُّ بِإِنَاءٍ لَيْسَ عَلَيْهِ غِطَاءٌ، أَوْ سِقَاءٍ لَيْسَ عَلَيْهِ وِكَاءٌ، إِلاَّ نَزَلَ فِيهِ مِنْ ذلِكَ الْوَبَاءِ
"
Tutuplah bejana-bejana dan wadah-wadah air. Karena ada satu malam dalam satu tahun waba’/penyakit turun di pada malam itu. Tidaklah penyakit itu melewati bejana yang tidak tertutup, atau wadah air yang tidak ada tutupnya melainkan penyakit tersebut akan masuk ke dalamnya." (HR Muslim).
Sayangnya, banyak muslimin lalai akan hal tersebut. Masih banyak ummat Islam membiarkan makanan atau minuman terbuka begitu saja sehingga memungkinkan banyak zat negatif, hingga metafisik, masuk ke dalam makanan atau minuman. Entah itu serangga, benda najis atau hal-hal menjijikan lainnya.
Baca Juga: Jelang Maghrib, Tahan Anak Keluar Rumah untuk BermainBahkan, dalam situasi pandemi Covid-19, tentu sangat riskan dan dikhawatirkan droplet yang melayang-layang di udara dapat masuk ke dalam makanan dan minuman. Hal tersebut tentunya bisa saja berpotensi terhadap penyebaran (transmisi) wabah secara meluas.
Rasulullah dalam hadits lain pun menganjurkan agar menutup bejana-bejana agar tidak ada yang menghinggap. Dalam hadits tersebut dinyatakan;
غَطُّوا الْإِنَاءَ وَأَوْكُوا السِّقَاءَ وَأَغْلِقُوا الْبَابَ وَأَطْفِئُوا السِّرَاجَ فَإِنَّ الشَّيْطَانَ لَا يَحُلُّ سِقَاءً وَلَا يَفْتَحُ بَابًا وَلَا يَكْشِفُ إِنَاءً فَإِنْ لَمْ يَجِدْ أَحَدُكُمْ إِلَّا أَنْ يَعْرُضَ عَلَى إِنَائِهِ عُودًا وَيَذْكُرَ اسْمَ اللَّهِ فَلْيَفْعَلْ
"
Tutuplah bejana-bejana dan tempat-tempat minuman, tutup pintu-pintu, dan matikanlah lampu, karena setan tidak dapat membuka tutup tempat minum, pintu, dan bejana. Jika kalian tidak dapat menutupnya kecuali dengan membentangkan sepotong ranting di atasnya dan menyebut nama Allah (bismillah), maka lakukanlah." (HR. Muslim).
Baca Juga: Pemerintah Cadangkan Anggaran Rp9,2 T untuk Pemulihan PariwisataSahabat LANGIT7, mari praktikkan sunnah tersebut sebagai bentuk kecintaan terhadap Nabi SAW. Sekaligus sebagai ikhtiar dalam menghindari hal-hal yang tidak dikehendaki dari terbukanya makanan atau minuman.
Baca Juga:
Selama Pandemi Tercatat 37.706 Kasus Anak Terkonfirmasi Covid-19
Stop Merokok Sambil Mengemudi, Bahaya Mengancam Keluargamu(asf)