Penembakan Massal di Pantai Bondi, Sidney Tewaskan 15 Orang dan 42 Orang Terluka
Lusi mahgriefie
Senin, 15 Desember 2025 - 07:27 WIB
Salah seorang korban luka akibat penembakan massal di Pantai Bondy, Sidney, Minggu (14/12) sore. Sumber: France24
Terjadi penembakan massal di pantai Bondi, Sydney, Australia pada Minggu (14/12), saat perayaan Hanukkah. Serangan itu menewaskan 15 orang, termasuk salah satu pelaku. Menurut Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, ini merupakan tindakan kejahatan murni.
"Apa yang kita saksikan kemarin adalah tindakan kejahatan murni, tindakan antisemitisme, tindakan terorisme di pantai kita di lokasi ikonik Australia, Pantai Bondi, yang identik dengan kegembiraan, identik dengan keluarga yang berkumpul, identik dengan perayaan," kata Perdana Menteri Australia Anthony Albanese, Senin (15/12/2025), melansir apnews.com.
Dua pria yang disebut sebagai pelaku membawa senjata dan melepaskan tembakan saat perayaan Hanukkah di pantai Bondi, Sydney yang menewaskan 15 orang, termasuk seorang anak, kata para pejabat setempat.
Para pelaku penembakan di acara perayaan kaum Yahudi itu adalah ayah dan anak, kata pihak berwenang.
Pembantaian di salah satu pantai paling populer di Australia ini terjadi setelah gelombang serangan anti-Semit yang telah mengguncang negara itu selama setahun terakhir, meskipun pihak berwenang tidak menyatakan bahwa serangan-serangan tersebut dan penembakan pada hari Minggu itu saling terkait.
Baca juga: Pelaku Ditangkap, Serangan Mobil di Kanada Dipastikan Bukan Aksi Terorisme
"Apa yang kita saksikan kemarin adalah tindakan kejahatan murni, tindakan antisemitisme, tindakan terorisme di pantai kita di lokasi ikonik Australia, Pantai Bondi, yang identik dengan kegembiraan, identik dengan keluarga yang berkumpul, identik dengan perayaan," kata Perdana Menteri Australia Anthony Albanese, Senin (15/12/2025), melansir apnews.com.
Dua pria yang disebut sebagai pelaku membawa senjata dan melepaskan tembakan saat perayaan Hanukkah di pantai Bondi, Sydney yang menewaskan 15 orang, termasuk seorang anak, kata para pejabat setempat.
Para pelaku penembakan di acara perayaan kaum Yahudi itu adalah ayah dan anak, kata pihak berwenang.
Pembantaian di salah satu pantai paling populer di Australia ini terjadi setelah gelombang serangan anti-Semit yang telah mengguncang negara itu selama setahun terakhir, meskipun pihak berwenang tidak menyatakan bahwa serangan-serangan tersebut dan penembakan pada hari Minggu itu saling terkait.
Baca juga: Pelaku Ditangkap, Serangan Mobil di Kanada Dipastikan Bukan Aksi Terorisme