Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home global news detail berita

Pelaku Ditangkap, Serangan Mobil di Kanada Dipastikan Bukan Aksi Terorisme

lusi mahgriefie Senin, 28 April 2025 - 08:46 WIB
Pelaku Ditangkap, Serangan Mobil di Kanada Dipastikan Bukan Aksi Terorisme
Foto: AP/cnn.com
LANGIT7.ID-, - Kepala Polisi (sementara) Vancouver, Steve Rai memastikan bahwa tragedi serangan mobil yang terjadi saat festival komunitas Filipina di Vancouver, British Columbia, Kanada berlangsung bukanlah aksi terorisme.

"Saat ini, kami yakin bahwa insiden ini bukan aksi terorisme," kata Rai, melansir Aljazeera.com, Senin (28/4/2025).

Sebelumnya, Rai mengatakan dalam konferensi pers bahwa pria itu ditangkap setelah awalnya ditangkap oleh orang-orang yang lewat.

Baca juga: 11 Orang Tewas Akibat Serangan Mobil Pada Festival Komunitas Filipina di Kanada

Video yang beredar di media sosial menunjukkan seorang pria muda mengenakan hoodie hitam dengan punggung bersandar pada pagar rantai, di samping seorang petugas keamanan dan dikelilingi oleh orang-orang yang berteriak dan mengumpatnya. "Maaf," kata pria itu sambil memegang kepalanya.

Mengutip nytimes.com, motif tersangka pelaku melakukan aksi kejinya tersebut disebutkan Steve Rai lebih kepada isu keehatan mental tersangka. "Polisi sebelumnya telah "berkomunikasi secara mendalam dengannya terkait masalah kesehatan mental," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, sebuah mobil tampak dengan sengaja menabrakkan mobilnya ke arah kerumunan orang di festival komunitas Filipina di Vancouver. Akibatnya, 11 orang tewas dan puluhan orang luka-luka.

Festival Lapu Lapu
Vancouver memiliki lebih dari 38.600 penduduk keturunan Filipina pada tahun 2021, yang mewakili 5,9 persen dari total populasi kota tersebut, menurut Statistik Kanada, badan yang melakukan sensus nasional.

Festival Lapu Lapu yang tengah digelar tersebut diselenggarakan untuk mengenang Datu Lapu-Lapu, seorang kepala suku Pribumi yang menentang penjelajah Spanyol yang datang ke Filipina pada abad ke-16.

Wali Kota Vancouver Ken Sim berkata, "Saya terkejut dan sangat sedih dengan insiden mengerikan pada acara Hari Lapu Lapu hari ini."

"Pikiran kami bersama semua yang terkena dampak dan komunitas Filipina di Vancouver selama masa yang sangat sulit ini," tulis Sim.

Perdana Menteri Kanada Mark Carney berkata bahwa dia "sangat terpukul mendengar tentang peristiwa mengerikan" di festival Lapu Lapu.

"Saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban yang tewas dan terluka, kepada masyarakat Filipina Kanada, dan kepada semua orang di Vancouver. Kami semua berduka bersama Anda," katanya, seraya menambahkan bahwa pemerintah federal memantau perkembangan dengan saksama sementara penyelidikan terus berlanjut.

Carney berencana untuk pergi ke Vancouver pada hari Minggu untuk bergabung dengan Perdana Menteri British Columbia David Eby dan para pemimpin masyarakat, kata seorang pejabat Partai Liberal.

Kanada sendiri akan menyelenggarakan pemilihan federal pada hari ini.

Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. mengatakan, ia merasa hancur mendengar insiden mengerikan itu.

"Konsulat Jenderal Filipina di Vancouver bekerja sama dengan pihak berwenang Kanada untuk memastikan bahwa insiden tersebut diselidiki secara menyeluruh, dan bahwa para korban beserta keluarga mereka mendapatkan dukungan dan penghiburan," ujar Ferdinand Marcos.

(lsi)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)