Umrah Dibuka Kembali, DPR Minta Syarat Kesehatan Diinfokan ke Calon Jamaah
Ahmad zuhdi
Senin, 11 Oktober 2021 - 13:27 WIB
Ilustrasi jamaah haji dan umrah di Arab Saudi. Foto: Langit7.id/iStock
Pemerintah Arab Saudi secara resmi kembali membuka pintu bagi jamaah umrah asal Indonesia. Kepastian ini disampaikan dalam nota diplomatik yang disampaikan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.
Anggota Komisi IX DPR Kurniasih Mufidayati bersyukur pintu umrah kembali dibuka bagi masyarakat Indonesia. Hal ini tidak terlepas dari mulai menurunnya kasus Covid-19 di Indonesia.
Baca Juga:Umrah Jamaah Indonesia Dibuka, SAPUHI Sambut Baik
"Alhamdulillah ini kabar baik untuk calon jamaah umrah yang menunggu lama untuk bisa kembali umrah. Artinya tugas kita semua untuk menjaga kasus Covid-19 tetap rendah sebab itu yang menjadi salah satu indikator kembali dibukanya pintu umrah bagi jamaah Indonesia," kata Mufida dalam keterangannya, Senin (11/10/2021).
Karena itu, dia meminta agar kejelasan teknis terkait syarat kesehatan mulai diinformasikan ke calon jamaah sebagai persiapan. Terlebih ada beberapa persyaratan yang secara aturan harus ada perubahan. Dia berharap semua syarat teknis dan administrasi, khususnya tentang syarat jenis vaksin, tidak jadi masalah dan kendala di saat perjalanan nanti.
"Tentang vaksin, yang terakhir kan ada semua vaksin yang dipakai di Indonesia bisa diterima tapi ada beberapa vaksin yang harus melalui booster. Ini yang perlu diatur kejelasan aturannya, sebab sampai saat ini booster hanya diperuntukkan bagi tenaga kesehatan. Ada info juga booster dilakukan oleh Pemerintah Arab Saudi sehingga hal ini harus diperjelas," ujar Mufida.
Baca Juga:Hukum Perempuan Keluar Rumah Cari Nafkah dalam Majmu Fatawa
Anggota Komisi IX DPR Kurniasih Mufidayati bersyukur pintu umrah kembali dibuka bagi masyarakat Indonesia. Hal ini tidak terlepas dari mulai menurunnya kasus Covid-19 di Indonesia.
Baca Juga:Umrah Jamaah Indonesia Dibuka, SAPUHI Sambut Baik
"Alhamdulillah ini kabar baik untuk calon jamaah umrah yang menunggu lama untuk bisa kembali umrah. Artinya tugas kita semua untuk menjaga kasus Covid-19 tetap rendah sebab itu yang menjadi salah satu indikator kembali dibukanya pintu umrah bagi jamaah Indonesia," kata Mufida dalam keterangannya, Senin (11/10/2021).
Karena itu, dia meminta agar kejelasan teknis terkait syarat kesehatan mulai diinformasikan ke calon jamaah sebagai persiapan. Terlebih ada beberapa persyaratan yang secara aturan harus ada perubahan. Dia berharap semua syarat teknis dan administrasi, khususnya tentang syarat jenis vaksin, tidak jadi masalah dan kendala di saat perjalanan nanti.
"Tentang vaksin, yang terakhir kan ada semua vaksin yang dipakai di Indonesia bisa diterima tapi ada beberapa vaksin yang harus melalui booster. Ini yang perlu diatur kejelasan aturannya, sebab sampai saat ini booster hanya diperuntukkan bagi tenaga kesehatan. Ada info juga booster dilakukan oleh Pemerintah Arab Saudi sehingga hal ini harus diperjelas," ujar Mufida.
Baca Juga:Hukum Perempuan Keluar Rumah Cari Nafkah dalam Majmu Fatawa