Menjemput Berkah Isra Miraj: Rahasia Doa Mustajab di Malam 27 Rajab
Esti setiyowati
Kamis, 15 Januari 2026 - 21:30 WIB
Menjemput Berkah Isra Miraj: Rahasia Doa Mustajab di Malam 27 Rajab. Foto: Pexels/Pavel Danilyuk
Rajab adalah salah satu dari empat bulan haram yang sangat dimuliakan dan memiliki keistimewaan dalam ajaran Islam.
Bulan ini membawakeberkahan melimpah yang dapat dimanfaatkan oleh kaum Muslimin untuk meningkatkan kedekatan spiritual kepada Allah SWT.
Salah satu amalan yang sangat disarankan adalah mengintensifkan doa, karena waktu ini diyakini sebagai momen yang mustajab bagi terkabulnya doa-doa.
Baca juga: Kapan 1 Rajab 1447 H? Ini Jadwal, Niat Puasa dan Keutamaannya
Pentingnya bulan Rajab juga ditegaskan oleh Imam Asy-Syafi’i, yang menyebutkan dalam literaturnya bahwa malam pertama Rajab adalah waktu di mana doa-doa mengalir tanpa penghalang menuju rida-Nya.
خَمْسُ لَيَالٍ لَا يُرَدُّ فِيْهِنَّ الدُّعَاءُ؛ أَوَّلُ لَيْلَةٍ مِنْ رَجَبٍ، وَلَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ، وَلَيْلَةُ الْجُمُعَةِ، وَلَيْلَةُ الْفِطْرِ، وَلَيْلَةُ النَّحْرِ
Artinya: “Ada lima malam yang doa tidak akan ditolak di dalamnya, yaitu malam pertama bulan Rajab, malam Nisfu Sya’ban, malam Jumat, malam Idul Fitri, dan malam Idul Adha.” (Al-Umm [Beirut: Dar Al-Fikr], vol 1, h 254)
Bulan ini membawakeberkahan melimpah yang dapat dimanfaatkan oleh kaum Muslimin untuk meningkatkan kedekatan spiritual kepada Allah SWT.
Salah satu amalan yang sangat disarankan adalah mengintensifkan doa, karena waktu ini diyakini sebagai momen yang mustajab bagi terkabulnya doa-doa.
Baca juga: Kapan 1 Rajab 1447 H? Ini Jadwal, Niat Puasa dan Keutamaannya
Pentingnya bulan Rajab juga ditegaskan oleh Imam Asy-Syafi’i, yang menyebutkan dalam literaturnya bahwa malam pertama Rajab adalah waktu di mana doa-doa mengalir tanpa penghalang menuju rida-Nya.
خَمْسُ لَيَالٍ لَا يُرَدُّ فِيْهِنَّ الدُّعَاءُ؛ أَوَّلُ لَيْلَةٍ مِنْ رَجَبٍ، وَلَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ، وَلَيْلَةُ الْجُمُعَةِ، وَلَيْلَةُ الْفِطْرِ، وَلَيْلَةُ النَّحْرِ
Artinya: “Ada lima malam yang doa tidak akan ditolak di dalamnya, yaitu malam pertama bulan Rajab, malam Nisfu Sya’ban, malam Jumat, malam Idul Fitri, dan malam Idul Adha.” (Al-Umm [Beirut: Dar Al-Fikr], vol 1, h 254)