home masjid

Ramadhan Bercahaya

Ramadhan Public Lecture: Menelisik Ancaman Arus Balik Kolonialisme di Timur Tengah

Ahad, 01 Maret 2026 - 06:00 WIB
Ramadhan Public Lecture: Menelisik Ancaman Arus Balik Kolonialisme di Timur Tengah. Foto: tangkapan layar
Di mimbar Ramadhan Public Lecture, dosen Hubungan Internasional FISIP Universitas Indonesia, Shofwan Al Banna Choiruzzad, menyebut situasi dunia saat ini sedang tidak baik-baik saja.

Menurut Shofwan Al Banna, kondisi hari ini merupakan arus balik sejarah, yang berupaya secara sistematis untuk mengembalikan tatanan dunia ke awal abad ke-20, di mana hierarki kolonial dan supremasi kulit putih menjadi panglima.

Di tengah gejolak ini, posisi strategis Indonesia dalam misi perdamaian dunia sedang diuji di persimpangan jalan.

Baca juga:Merawat Tenun Kebangsaan lewat Surah Al-Hujurat, Pesan Prof Zuly Qodir di Masjid UGM

Seperti diketahui, ketegangan di Timur Tengah mencapai titik nadir. Israel, dengan dukungan penuh Amerika Serikat, melancarkan serangan ke berbagai titik di Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026.

Sementara di sisi lain, Dewan Keamanan PBB bersidang di bawah kepemimpinan istri Donald Trump.

"Dalam situasi yang karut-marut ini, Indonesia justru bersiap mengirimkan pasukan ke Rafah di bawah komando militer AS," kata Shofwan Al Banna di Masjid Kampus UGM Yogyakarta, Sabtu (28/2/2026).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya