home masjid

Habib Ghozali Ungkap Amalan Paling Utama di Awal Dzulhijjah, Bukan Puasa 10 Hari

Jum'at, 22 Mei 2026 - 20:25 WIB
Habib Ghozali Ungkap Amalan Paling Utama di Awal Dzulhijjah, Bukan Puasa 10 Hari. Foto: Pexels.
Memasuki bulan Dzulhijjah, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah. Ulama asal Cilacap, Habib Ghozali, menjelaskan bahwa tidak ada dalil shahih yang menyebut Nabi Muhammad SAW menganjurkan puasa sunnah penuh selama 10 hari pertama Dzulhijjah.

Dalam kajian singkatnya, Habib Ghozali menerangkan bahwa Rasulullah SAW justru menekankan pentingnya memperbanyak amal saleh pada periode 1 hingga 10 Dzulhijjah atau yang dikenal dengan ayyamul ushur.

Baca juga:Panduan Hukum Fikih Mengenai Larangan Cukur Rambut dan Potong Kuku di Awal Bulan Dzulhijjah

“Nabi mengatakan tidak ada hari-hari untuk beramal saleh yang lebih agung nilainya di sisi Allah dibanding 10 hari pertama bulan Dzulhijjah,” jelasnya dalam kajian satu menit di unggahan Instagram, dilihat Jumat (22/5/2026).

Menurut Habib Ghozali, amalan saleh yang dianjurkan tidak terbatas pada ibadah tertentu saja. Umat Islam dianjurkan memperbanyak dzikir seperti tahlil, tahmid dan takbir, serta meningkatkan amalan sosial seperti sedekah, infak, dan membantu sesama.

Ia menyebut amalan-amalan tersebut memiliki nilai pahala yang sangat besar jika dilakukan pada hari-hari awal Dzulhijjah.

“Perbanyak tahlil, tahmid, takbir, dan amal sosial seperti bersedekah, berinfak atau membantu orang lain. Ketika itu dikerjakan semuanya di tanggal 1-10 Dzulhijjah maka nilainya sangat besar sekali,” ujarnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya