Wapres Apresiasi Kontribusi PLN Hadirkan Listrik di Desa Terpencil
Mahmuda attar hussein
Selasa, 19 Oktober 2021 - 20:35 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin telewicara denga masyarakat terpencil. Foto: Humas PLN
Target pemerintah untuk mengurangi kemiskinan ekstrem menjadi 0 persen pada 2024 salah satunya dilakukan melalui penyediaan listrik sebagai kebutuhan dasar untuk masyarakat miskin. Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) Ma’ruf Amin pun mengapresiasi PT PLN (Persero) yang dapat menjalankan program Listrik Desa dengan optimal.
Dalam rapat koordinasi (rakor) di Kantor Gubernur Maluku Ma’ruf Amin menuturkan, penyediaan listrik untuk masyarakat miskin yang dilakukan melalui program Bantuan Pasang Baru Listrik untuk Masyarakat Miskin merupakan program penting. Mengingat salah satu penyebab kemiskinan dan ketimpangan adalah tidak adanya akses terhadap infrastruktur dasar, berupa listrik, air bersih dan sanitasi.
"Pengentasan kemiskinan ekstrem ini, sesuai dengan program yang sudah ada. Ini sudah dikoordinasikan dengan daerah, penanggulangan ini terdiri dari anggaran pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota," ujarnya, Rabu minggu kedua Oktober.
Baca juga: Setelah Sukses Layani PON, PLN Siap Listriki Gelaran World Superbike di Mandalika
Melihat showcase penyediaan listrik untuk masyarakat miskin yang dilakukan melalui program Bantuan Pasang Baru Listrik untuk Masyarakat Miskin di Maluku, Ma'ruf pun mengapresiasi PLN. Dia juga optimis program ini dapat menggerakkan perekonomian warga, sehingga kesejahteraan warga Provinsi Maluku semakin meningkat.
“Semoga setelah dapat listrik (dengan penyambungan) gratis, anak-anak belajar dengan nyaman, suasana di rumah juga bisa beraktivitas dengan lancar di malam hari,” ucapnya.
Program Listrik Desa merupakan satu dari sekian program pengentasan kemiskinan ekstrem di daerah prioritas. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku juga memiliki beberapa program lain untuk mengoptimalkan program pengentasan kemiskinan ekstrem, yaitu program bantuan sosial (bansos) dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam rapat koordinasi (rakor) di Kantor Gubernur Maluku Ma’ruf Amin menuturkan, penyediaan listrik untuk masyarakat miskin yang dilakukan melalui program Bantuan Pasang Baru Listrik untuk Masyarakat Miskin merupakan program penting. Mengingat salah satu penyebab kemiskinan dan ketimpangan adalah tidak adanya akses terhadap infrastruktur dasar, berupa listrik, air bersih dan sanitasi.
"Pengentasan kemiskinan ekstrem ini, sesuai dengan program yang sudah ada. Ini sudah dikoordinasikan dengan daerah, penanggulangan ini terdiri dari anggaran pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota," ujarnya, Rabu minggu kedua Oktober.
Baca juga: Setelah Sukses Layani PON, PLN Siap Listriki Gelaran World Superbike di Mandalika
Melihat showcase penyediaan listrik untuk masyarakat miskin yang dilakukan melalui program Bantuan Pasang Baru Listrik untuk Masyarakat Miskin di Maluku, Ma'ruf pun mengapresiasi PLN. Dia juga optimis program ini dapat menggerakkan perekonomian warga, sehingga kesejahteraan warga Provinsi Maluku semakin meningkat.
“Semoga setelah dapat listrik (dengan penyambungan) gratis, anak-anak belajar dengan nyaman, suasana di rumah juga bisa beraktivitas dengan lancar di malam hari,” ucapnya.
Program Listrik Desa merupakan satu dari sekian program pengentasan kemiskinan ekstrem di daerah prioritas. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku juga memiliki beberapa program lain untuk mengoptimalkan program pengentasan kemiskinan ekstrem, yaitu program bantuan sosial (bansos) dan pemberdayaan masyarakat.