Sambut Baik Buku Presiden Solusi, Abdul Mu'ti: Problem Solving Harus Jadi Budaya Belajar Generasi Muda
Lusi mahgriefie
Selasa, 07 Juli 2026 - 13:28 WIB
Mendikdasmen Abdul Muti dalam acara Bedah Buku Presiden Solusi: Problem Solving Ala Presiden Prabowo
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengatakan, kemampuan memecahkan masalah menjadi salah satu keterampilan paling penting yang harus dimiliki generasi masa depan.
Menurutnya, di tengah perubahan yang berlangsung begitu cepat membuat peserta didik tidak lagi cukup hanya menguasai pengetahuan melainkan juga dituntut mampu berpikir kritis, mengambil keputusan, dan menemukan solusi atas berbagai persoalan yang mereka hadapi.
Pesan tersebut disampaikan Menteri Mu'ti dalam acara Bedah Buku Bermutu Presiden Solusi: Problem Solving Ala Presiden Prabowo di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Mendikdasmen berujar bahwa dirinya menyambut baik pemilihan buku tersebut sebagai bahan diskusi dalam rangka peringatan Hari Pustakawan yang jatuh pada hari ini. Alasannya, karena tema yang diangkat snagat relevan dengan kebutuhan bangsa sekarang dan tentu sangat relevan dengan dunia pendidikan yang kita geluti bersama.
Ia pun menilai, tema besar yang diangkat buku tersebut sangat relevan dengan kebutuhan Indonesia saat ini, terutama dalam membangun dunia pendidikan yang mampu melahirkan generasi pembelajar sekaligus pemimpin masa depan.
"Buku Presiden Solusi: Problem Solving Ala Presiden Prabowo mengangkat tema besar tentang kepemimpinan, pemecahan masalah, pengambilan keputusan, dan keberanian menghadapi tantangan. Tema ini sangat relevan dengan kebutuhan bangsa hari ini dan tentu sangat relevan dengan dunia pendidikan yang kita geluti bersama," ujar Abdul Mu'ti.
Dia menambahkan, konsep problem solving yang dibahas dalam buku tersebut tidak boleh dipahami hanya sebagai kemampuan teknis untuk menyelesaikan persoalan.
Menurutnya, di tengah perubahan yang berlangsung begitu cepat membuat peserta didik tidak lagi cukup hanya menguasai pengetahuan melainkan juga dituntut mampu berpikir kritis, mengambil keputusan, dan menemukan solusi atas berbagai persoalan yang mereka hadapi.
Pesan tersebut disampaikan Menteri Mu'ti dalam acara Bedah Buku Bermutu Presiden Solusi: Problem Solving Ala Presiden Prabowo di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Mendikdasmen berujar bahwa dirinya menyambut baik pemilihan buku tersebut sebagai bahan diskusi dalam rangka peringatan Hari Pustakawan yang jatuh pada hari ini. Alasannya, karena tema yang diangkat snagat relevan dengan kebutuhan bangsa sekarang dan tentu sangat relevan dengan dunia pendidikan yang kita geluti bersama.
Ia pun menilai, tema besar yang diangkat buku tersebut sangat relevan dengan kebutuhan Indonesia saat ini, terutama dalam membangun dunia pendidikan yang mampu melahirkan generasi pembelajar sekaligus pemimpin masa depan.
"Buku Presiden Solusi: Problem Solving Ala Presiden Prabowo mengangkat tema besar tentang kepemimpinan, pemecahan masalah, pengambilan keputusan, dan keberanian menghadapi tantangan. Tema ini sangat relevan dengan kebutuhan bangsa hari ini dan tentu sangat relevan dengan dunia pendidikan yang kita geluti bersama," ujar Abdul Mu'ti.
Dia menambahkan, konsep problem solving yang dibahas dalam buku tersebut tidak boleh dipahami hanya sebagai kemampuan teknis untuk menyelesaikan persoalan.