Tegas! Malaysia Bakal Deportasi Setiap Warga Israel yang Masuk ke Sana
Lusi mahgriefie
Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:52 WIB
Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Anwar Ibrahim. Foto: Malay Mail
Langkah tegas diambil pemerintah Malaysia terhadap warga Israel. Tak ada kompromi, Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Anwar Ibrahim mengatakan, akan mendeportasi setiap warga negara Israel yang kedapatan memasuki negara tersebut.
"Mengingat adanya kebijakan tegas untuk tidak mengakui Israel", ujar Datuk Seri Anwar Ibrahim.
Perdana Menteri menyatakan bahwa seluruh badan keamanan terkait sedang melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap dugaan adanya warga negara Israel yang terdeteksi berada diMalaysia.
"Kami sedang menyelidikinya... kami tidak akan membiarkannya. Jika ada, tindakan tegas harus diambil. Jika terdapat warga negara Israel, mengingat kami tidak mengakui Israel, mereka akan segera dideportasi," ujarnya dikutip dari Malay Mail, Sabtu (18/7/2026)
Ia menyampaikan hal tersebut saat menanggapi laporan media yang menyebutkan adanya temuan warga negara Israel yang menggunakan dokumen kewarganegaraan ganda di Johor.
Baca juga:RUU Norwegia Melarang Warga dan Perusahaan di Sana Berdagang Barang Asal Israel
Menjelaskan lebih lanjut, Anwar mengatakan bahwa masalah tersebut sedang ditangani oleh pihak berwenang dan menyatakan keyakinannya bahwa kementerian terkait akan memberikan rincian lebih lanjut.
"Mengingat adanya kebijakan tegas untuk tidak mengakui Israel", ujar Datuk Seri Anwar Ibrahim.
Perdana Menteri menyatakan bahwa seluruh badan keamanan terkait sedang melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap dugaan adanya warga negara Israel yang terdeteksi berada diMalaysia.
"Kami sedang menyelidikinya... kami tidak akan membiarkannya. Jika ada, tindakan tegas harus diambil. Jika terdapat warga negara Israel, mengingat kami tidak mengakui Israel, mereka akan segera dideportasi," ujarnya dikutip dari Malay Mail, Sabtu (18/7/2026)
Ia menyampaikan hal tersebut saat menanggapi laporan media yang menyebutkan adanya temuan warga negara Israel yang menggunakan dokumen kewarganegaraan ganda di Johor.
Baca juga:RUU Norwegia Melarang Warga dan Perusahaan di Sana Berdagang Barang Asal Israel
Menjelaskan lebih lanjut, Anwar mengatakan bahwa masalah tersebut sedang ditangani oleh pihak berwenang dan menyatakan keyakinannya bahwa kementerian terkait akan memberikan rincian lebih lanjut.