Harlah PKB Apresiasi Lima Ulama Penjaga Islam, Pancasila, dan Persatuan Bangsa
Esti setiyowati
Jum'at, 24 Juli 2026 - 20:13 WIB
Harlah PKB Apresiasi Lima Ulama Penjaga Dakwah, Pancasila, dan Persatuan Bangsa. Foto: PKB
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menganugerahkan penghargaan kepada lima ulama yang dinilai berjasa besar dalam menyebarkan dakwah Islam sekaligus meneguhkan semangat kebangsaan, Pancasila, dan cinta Tanah Air.
Penghargaan tersebut menjadi bagian dari puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 PKB yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Kamis malam (23/7/2026).
Penghargaan diserahkan langsung oleh Plt. Ketua Dewan Syuro DPP PKB KH Manarul Hidayah bersama Sekjen DPP PKB M Hasanuddin Wahid.
Baca juga: Ma'ruf Amin Mundur dari Ketua Wantim MUI dan Dewan Syuro PKB
Wakil Ketua Umum DPP PKB Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan, kelima tokoh tersebut dipilih karena sepanjang hidupnya mengabdikan diri untuk pendidikan pesantren, dakwah Islam, serta menjaga persatuan bangsa.
Menurut Cucun, penghargaan ini merupakan bentuk penghormatan kepada para kiai yang telah menunjukkan bahwa dakwah Islam dapat berjalan seiring dengan penguatan nasionalisme dan kecintaan kepada Indonesia.
"Penghargaan PKB ini kami persembahkan kepada para kiai yang berdakwah menanamkan nilai-nilai keislaman dalam satu tarikan napas yang menyatu dengan nasionalisme, Pancasila, dan cinta Tanah Air, menggunakan bahasa rakyat yang mudah dipahami oleh umat," ujar Cucun dalam keterangan resmi, Jumat (24/7/2026).
Penghargaan tersebut menjadi bagian dari puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 PKB yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Kamis malam (23/7/2026).
Penghargaan diserahkan langsung oleh Plt. Ketua Dewan Syuro DPP PKB KH Manarul Hidayah bersama Sekjen DPP PKB M Hasanuddin Wahid.
Baca juga: Ma'ruf Amin Mundur dari Ketua Wantim MUI dan Dewan Syuro PKB
Wakil Ketua Umum DPP PKB Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan, kelima tokoh tersebut dipilih karena sepanjang hidupnya mengabdikan diri untuk pendidikan pesantren, dakwah Islam, serta menjaga persatuan bangsa.
Menurut Cucun, penghargaan ini merupakan bentuk penghormatan kepada para kiai yang telah menunjukkan bahwa dakwah Islam dapat berjalan seiring dengan penguatan nasionalisme dan kecintaan kepada Indonesia.
"Penghargaan PKB ini kami persembahkan kepada para kiai yang berdakwah menanamkan nilai-nilai keislaman dalam satu tarikan napas yang menyatu dengan nasionalisme, Pancasila, dan cinta Tanah Air, menggunakan bahasa rakyat yang mudah dipahami oleh umat," ujar Cucun dalam keterangan resmi, Jumat (24/7/2026).