BP Tapera Apresiasi Program BSN Siap KPR, Buka Akses Rumah Subsidi bagi Pekerja Informal
Tim langit 7
Senin, 27 Juli 2026 - 15:38 WIB
(Dok: BP Tapera)
LANGIT7.ID-Jakarta; BP Tapera mengapresiasi peluncuran Program BSN Siap KPR sebagai inovasi yang memperluas akses pembiayaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), khususnya pekerja sektor informal yang selama ini memiliki kemampuan membayar cicilan rumah namun belum memiliki rekam jejak keuangan yang memadai untuk memenuhi persyaratan perbankan.
Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho mengatakan program tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem pembiayaan perumahan sekaligus meningkatkan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
“Kami menyambut baik inisiatif Program BSN Siap KPR. Semakin banyak masyarakat yang mendapatkan edukasi mengenai kepemilikan rumah, maka semakin besar pula peluang mereka memperoleh akses pembiayaan melalui KPR FLPP,” ujar Heru saat menghadiri peluncuran Program BSN Siap KPR di Jakarta,dikutip Senin (27/7/2026).
Menurut Heru, keberhasilan penyediaan rumah bagi MBR tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan kolaborasi erat antara BP Tapera, perbankan, pengembang, serta seluruh pemangku kepentingan di sektor perumahan.
Ia mengapresiasi kinerja Bank Syariah Nasional (BSN) yang hingga saat ini menjadi bank penyalur KPR FLPP terbesar kedua di Indonesia. Di tengah berbagai tantangan seperti perlambatan daya beli masyarakat, persoalan perizinan, hingga kendala di sisi pasokan perumahan, BSN dinilai tetap menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program rumah subsidi pemerintah.
Heru optimistis target penyaluran 350 ribu unit rumah subsidi pada 2026 dapat dicapai melalui sinergi seluruh ekosistem perumahan.
“Berbagai persoalan terus diupayakan penyelesaiannya oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman bersama seluruh pemangku kepentingan. Mulai dari penyelesaian isu SLIK bagi calon debitur MBR hingga percepatan penyelesaian berbagai persoalan perizinan yang dihadapi pengembang,” katanya.
Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho mengatakan program tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem pembiayaan perumahan sekaligus meningkatkan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
“Kami menyambut baik inisiatif Program BSN Siap KPR. Semakin banyak masyarakat yang mendapatkan edukasi mengenai kepemilikan rumah, maka semakin besar pula peluang mereka memperoleh akses pembiayaan melalui KPR FLPP,” ujar Heru saat menghadiri peluncuran Program BSN Siap KPR di Jakarta,dikutip Senin (27/7/2026).
Menurut Heru, keberhasilan penyediaan rumah bagi MBR tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan kolaborasi erat antara BP Tapera, perbankan, pengembang, serta seluruh pemangku kepentingan di sektor perumahan.
Ia mengapresiasi kinerja Bank Syariah Nasional (BSN) yang hingga saat ini menjadi bank penyalur KPR FLPP terbesar kedua di Indonesia. Di tengah berbagai tantangan seperti perlambatan daya beli masyarakat, persoalan perizinan, hingga kendala di sisi pasokan perumahan, BSN dinilai tetap menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program rumah subsidi pemerintah.
Heru optimistis target penyaluran 350 ribu unit rumah subsidi pada 2026 dapat dicapai melalui sinergi seluruh ekosistem perumahan.
“Berbagai persoalan terus diupayakan penyelesaiannya oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman bersama seluruh pemangku kepentingan. Mulai dari penyelesaian isu SLIK bagi calon debitur MBR hingga percepatan penyelesaian berbagai persoalan perizinan yang dihadapi pengembang,” katanya.