Mahasiswa Unisvet Semarang Dibekali Kemampuan Pemulasaraan Jenazah dan Pimpin Tahlil
Arif purniawan
Senin, 25 Oktober 2021 - 11:33 WIB
Kampus Unisvet Semarang. (foto: istimewa)
Pengelola Universitas Ivet (Unisvet) Semarang di Jalan Pawiyatan Luhur IV Bendan Duwur, Gajahmungkur melakukan terobosan menarik dengan memberikan kemampuan mahasiswanya dalam pemulasaraan jenazah, memimpin tahlil dan dzibaan atau melantunkan shalawatan, yang sudah menjadi tradisi warga nahdliyin.
Untuk meralisasikan program tersebut, Unisvet menjalin kerjasama dengan sejumlah pesantren di Jawa Tengah.
“Kami ingin menjadikan kampus Unisvet sebagai benteng NKRI,” ucap Sekretaris Yayasan Pembina IKIP Veteran Semarang, H Nadzifin, akhir pekan lalu.
H Nadzifin menyampaikan, sebagai yayasan penyelenggara perguruan tinggi Unisvet, pihaknya mengintruksikan kepada civitas akademika agar menggairahkan kegiatan keagamaan bercorak Islam nusantara, sebagaimana gerakan dakwah yang dilakukan Nahdlatul Ulama (NU).
Baca juga:Wawancara Khusus Mahathir Mohamad: Peradaban Islam Bangkit jika Muslimin Amalkan Nilai Keislaman
“Pimpinan univesitas merespons instruksi dari yayasan dengan mengintensifkan unit kegiatan mahasiswa (UKM) bidang kerohanian Islam melalui kegiata istighosah, tahlilan dan dzibaan,” ujarnya.
Kegiatan tersebut akan dilaksanakan dua kali dalam seminggu, setiap Kamis malam dan Senin malam di Masjid Al Fatah yang berada di lingkungan kampus, di bawah bimbingan para kiai pengasuh pesantren di Semarang.
Untuk meralisasikan program tersebut, Unisvet menjalin kerjasama dengan sejumlah pesantren di Jawa Tengah.
“Kami ingin menjadikan kampus Unisvet sebagai benteng NKRI,” ucap Sekretaris Yayasan Pembina IKIP Veteran Semarang, H Nadzifin, akhir pekan lalu.
H Nadzifin menyampaikan, sebagai yayasan penyelenggara perguruan tinggi Unisvet, pihaknya mengintruksikan kepada civitas akademika agar menggairahkan kegiatan keagamaan bercorak Islam nusantara, sebagaimana gerakan dakwah yang dilakukan Nahdlatul Ulama (NU).
Baca juga:Wawancara Khusus Mahathir Mohamad: Peradaban Islam Bangkit jika Muslimin Amalkan Nilai Keislaman
“Pimpinan univesitas merespons instruksi dari yayasan dengan mengintensifkan unit kegiatan mahasiswa (UKM) bidang kerohanian Islam melalui kegiata istighosah, tahlilan dan dzibaan,” ujarnya.
Kegiatan tersebut akan dilaksanakan dua kali dalam seminggu, setiap Kamis malam dan Senin malam di Masjid Al Fatah yang berada di lingkungan kampus, di bawah bimbingan para kiai pengasuh pesantren di Semarang.